POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Kobaran api di hutan lereng Gunung Agung, Karangasem akhirnya padam setelah selama sepekan kebakaran. Kebakaran mengakibatkan ratusan hektar hutan di lereng Gunung Agung hangus, bahkan sempat merembet ke lahan produktif milik warga di dekat gunung.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, I Putu Eka Putra Tirtana, Rabu (4/10/2023) mengatakan, berdasarkan pantauan bersama beberapa instansi terkait, tidak lagi terlihat ada titik api di lereng Gunung Agung. “Dari hasil pantauan kami sejak pagi hingga siang, tidak ada titik api yang terlihat. Jadi, bisa dipastikan kebakaran hutan di lereng Gunung Agung padam saat ini,” sebutnya.
Meski sudah tidak ditemukan ada titik api di lereng Gunung Agung, petugas BPBD Karangasem, BPBD Bali, KRPH dan beberapa pihak terkait lain masih tetap siaga di wilayah Kecamatan Kubu untuk pemantauan. Kesiagaan untuk antisipasi jika misalnya ada titik api yang muncul, bisa segera dilakukan penanganan.
“Potensi kebakaran masih mungkin saja terjadi, mengingat cuaca di lokasi sangat panas dan angin juga masih berembus sangat kencang,” papar Tirtana. “Mohon doanya supaya tidak ada lagi muncul percikan api,” sambungnya.
Berdasarkan data yang diperoleh terakhir pada Selasa (3/10/2023) malam, luas hutan yang mengalami kebakaran di lereng Gunung Agung mencapai kurang lebih 645 hektar. Api sempat masuk ke lahan produktif milik warga setempat, tapi api segera dapat dipadamkan dengan peralatan seadanya oleh masyarakat yang dibantu pihak-pihak terkait lainnya. nad
























