SETELAH berhasil berjuang mempersembahkan emas untuk Kontingen Bali pada ajang PON XX, kini taekwondoin Bali si pengukir sejarah NI Kadek Heni Prikasih, langsung fokus membidik medali SEA Games di Vietnam yang akan dihelat November 2021.
Selepas PON XX, Kadek Heni tiba kembali di Bali, Kamis (7/10/2021). Taekwondo binaan Pengkab TI Badung ini yang sudah tergabung dalam tim taekwondo Pelatnas, kini tinggal menunggu panggilan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk kembali menjalani pemusatan latihan, mematangkan persiapannya sebelum terbang ke Vietnam.
Capaian prestasi terbaik Kadek Heni di kancah PON XX Papua memang terbilang spektakuler. Betapa tidak, baru sekali ikut PON, dia langsung bisa mengaet medali emas. Tentu saja, penampilan perdananya di kancah SEA Games diharapkan bisa berbuah manis.
”Saya mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan tim Taekwondo Bali, pemerintah daerah dan tentu saja doa masyarakat Bali, sehingga saya bisa meraih medali emas di PON XX Papua,” kata Kadek Heni yang meraih emas di nomor kyorugi (pertarungan) kelas under 45 kg.
Taekwondoin berusia 20 tahun itu mengakui perjuangannya sangat berat sebelum meraih medali emas, terutama menghadapi lawan dari Jawa seperti Banten dan Jawa Barat (Jabar) yang merupakan gudangngnya para taekwondoin tangguh.
Terbukti Jabar tampil sebagai juara umum, bahkan lebih dari separuh medali yang diperebutkan berhasil diraih Jabar. ”Ke depannya, kita berharap Bali bisa seperti Jawa Barat. Tentu saja, harus dibarengi dengan keuletan dan ketekunan berlatih para atlet Bali,” harap Kadek Heni. yes






















