MANGUPURA – Skuad sepakbola Jembrana mengakhiri laga hidup mati dengan kemenangan sekaligus menyegel satu tiket semifinal setelah melibas Tabanan 4-1, pada penyisihan terakhir Grup A Porprov Bali XV/2022, di Stadion Beji Mandala, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Jumat (18/11/2022).
Bermain di lapangan refresentatif atau standar, Jembrana tampil sangat percaya diri. Bahkan, baru dua menit peluit kick off, sudah berhasil membobol gawang Jembrana melalui Putu Ferry Andika Putra. Jembrana menggandakan keunggulan di menit ke-14 berkat gol Samsul Mu’arif dan gol penutup babak pertama melalui Giovani Gilang Ady Purwanto di menit ke-42.
Tabanan yang butuh kemenangan untuk melaju ke semifinal, sempat membuka asa di menit ke-72 melalui gol sang kapten Bambang Irawan. Tapi sayang, Jembrana kembali membobol gawangnya di menit ke-85 yang kembali dicetak Putu Ferry Andika Putra.
Skor 4-1 untuk Jembrana bertahan sampai peluit panjang ditiup Wasit Wayan Badung Satya Wiguna dari Badung. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan tim besutan Budi Harto itu menyegel tiket semifinal dengan status runner up grup, dan posisinya tidak terpengaruh lagi dengan hasil laga di partai kedua yang mempertemukan Buleleng dengan tim tuan rumah Badung.
”Saya sangat puas dengan hasil ini. Kemenangan ini karena taktik yang saya terapkan ke pemain berjalan sesuai dengan harapan karena didukung lapangan yang bagus. Beda saat kami bermain di stadion Mengwi,” ucap Budi Harto, usai laga tersebut.
Jembrana pun menebar ancaman di babak semifinal. Pasalnya, anak-anak Makepung itu tampil sangat impresif saat bermain di lapangan yang bagus. ”Saya tak gentar melawan siapa pun saat laga semifinal nanti,” pungkas Budi Harto.
Lawan Jembrana di semifinal yakni tim Juara grup B yang akan ditentukan melalui pertarungan terakhir antara Denpasar kontra Gianyar. Jika hasil seri atau Denpasar menang, maka Denpasar sebagai juara grup B yang pastinya menjadi lawan Jembrana.
Tapi, jika Gianyar menang maka, tim dari daerah seni itu menjadi juara Grup B dan akan menjadi lawan Jembrana pada babak perebutan satu tiket ke partai final. yes
























