Sembuh Meningkat Drastis 32 Orang, Semoga Pertanda Baik Untuk Bali

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah dalam beberapa hari terakhir didominasi tambahan kasus positif covid-19, kini jumlah pasien sembuh di Bali, jauh lebih banyak dari kasus baru.

Tidak tanggung-tanggung, perhari Selasa (9/6/2020) tercatat 32 orang positif covid-19 dinyatakan sembuh. Sedangkan tambahan pasien positif 14 Orang (2 PMI dan 12 transmisi lokal) sehingga jumlah kumulatif 608 orang.

Bacaan Lainnya

Jumlah 32 orang tersebut bahkan merupakan rekor baru tambahan harian pasien sembuh covid-19 sejak Bali terjangkit virus tersebut dalam dua bulan terakhir.

”Astungkara, hari ini ada penambahan sembuh sebanyak 32 orang, lebih banyak dari yang positif. Semoga ini menjadi pertanda baik untuk Bali,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Dijelaskan, rincian 32 orang sembuh itu terdiri dari 1 WNA (transmisi lokal) dan 31 WNI (15 orang PMI, 2 imported case Indonesia dan 14 orang transmisi lokal). ”Sehingga total pasien yang telah sembuh sejumlah 409 orang,” jelas Dewa Indra seraya menambahkan, jumlah pasien yang meninggal tetap 5 orang (2 WNA, 3 WNI).

”Kini, pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 193 orang yang berada di 12 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering,” ungkap Dewa Indra seraya menyoroti jumlah angka positif karena transmisi lokal terus meningkat tajam.

Baca juga :  Sesuai Edaran MDA-PHDI Bali, Melasti di Denpasar “Ngubeng”

Disebutkan, secara komulatif saat ini sudah berjumlah 313 orang kerena tertular transmisi lokal. Hal ini menurutnya, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

”Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal, maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” harap Dewa Indra yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Privinsi Bali. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.