GIANYAR – Sekretaris Desa (Sekdes) Belega, Blahbatuh, I Ketut Candra Suratana (56), ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (15/1/2022). Pria asal Br. Jasri, Desa Belega, itu ditemukan gantung diri di kusen pintu aula lantai 2 kantor desa setempat.
Berdasarkan informasi di lapangan, pada Sabtu 15 Januari 2022, pukul 09.00 Wita, Kepala Desa Belega, I Ketut Trisna Jaya (44) datang ke Kantor Desa Belega, untuk mempersiapkan sarana pertemuan pengurus PKK Desa Belega. Selanjutnya pada pukul 10.30 Wita pengurus PKK terdiri dari Ni Gusti Ayu Ngurah Budiningsih (45), Ni Nyoman Suwini Ari (43), dan Ni Wayan Sujiati (50), tiba di Kantor Desa Belega untuk melaksanakan pertemuan pengurus PKK Desa Belega.
Sekira pukul 11.00 Wita, Trisna Jaya, bermaksud membersihkan lantai 2. Baru menginjakkan kaki di lantai 2, ia sontak kaget melihat ada orang gantung diri di kusen pintu aula dalam keadaan sudah meninggal. “Melihat ada orang gantung diri, saya menyampaikan kepada ketiga pengurus PKK yang sudah hadir di kantor desa,” jelasnya.
Selanjutnya, ia menghubungi Bendesa Adat Belega, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kadus se-Desa Belega, serta menghubungi dokter Puskesmas Blahbatuh 1 dan Polsek Blahbatuh. “Saya juga menghubungi pihak keluarga,” jelasnya.
Sekira pukul 12.30 Wita dokter Puskesmas Blahbatuh 1 dan anggota Polsek Blahbatuh tiba di TKP melakukan identifikasi dan olah TKP. Setelah selasai melaksanakan identifikasi, kemudian diteruskan oleh dr. Ni Made Dahlia dari Puskesmas Blahbatuh 1, melaksanakan visum.
Berdasarkan visum dari dokter, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Kematian Suratana dipastikan murni gantung diri yang ditandai dengan lidah menjulur dan keluar air mani. Diperkirakan Suratana meninggal sudah 6 jam sebelumnya.
Sementara itu, pihak keluarga mengikhlaskan kematian Suratana. Pada pukul 13.30 Wita, jenazah dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk langsung dikubur di kuburan Desa Adat Belega. adi























