Sejumlah RS di Gianyar Rawat Belasan PDP, Ratusan Orang Berstatus Pemantauan

  • Whatsapp
I Made Gede Wisnu Wijaya. Foto: kadek adiputra
KETUA Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. foto: ist

GIANYAR – Gianyar kini merawat belasan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di sejumlah rumah sakit (RS). Selain itu juga terdapat ratusan warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Hal itu diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Jumat (27/3/2020).

Menurut Wisnu Wijaya, tercatat ada ratusan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Gianyar. Selain itu juga ada 14 pasien dalan pengawasan (PDP), yang dirawat pada sejumlah rumah sakit di Gianyar.

Bacaan Lainnya

“Yang sudah terdata mencapai 313,” jelas pria yang juga Sekda Gianyar ini.
Diungkapkannya, 313 ODP ini tersebar di tujuh kecamatan. Seperti, Kecamatan Sukawati 88 ODP, Blahbatuh 44 ODP, Gianyar 68, Tampaksiring 11, Ubud 18, Tegallalang 27, Payangan 44 dan luar wilayah 13 ODP. “Namun data terbaru pada Jumat sore kemarin terjadi penambahan 4 ODP, sehingga menjadi 317. Hanya saja yang 4 ODP ini masih ditelusuri,” ungkapnya.

Sedangkan warga Kelurahan Beng yang sebelumnya sempat berstatus ODP, hasil cek lab, warga yang datang dari Italia tersebut dipastikan negatif Covid-19. “Pasien yang di Beng hasil labnya negatif,” jelas pria asal Lingkungan Sengguan Kangin, Gianyar ini.

Baca juga :  Peduli Warga Terdampak Pandemi, “Spiga Berbagi” Salurkan 86 Paket Sembako

Sementara 14 orang dalam status PDP dirawat pada sejumlah rumah sakit di Gianyar. Jadi tidak di RSUD Sanjiwani saja. “PDP itu tersebar di RS, kalau belum positif kan ( ada kepastian positif atau negatif ) tidak diisolasi,” tegasnya

Walaupun tersebar di sejumlah RS, namun Wisnu Wijaya memastikan penanganan belasan pasien PDP ini tetap sesuai protokol. “Walaupun tersebar, penanganannya pasti sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.