Sehari, Denpasar Tambah 343 Kasus Positif Covid-19, Sembuh 122, Meninggal 6 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

DENPASAR – Kota Denpasar masih diguncang lonjakan kasus positif, dimana pada Rabu (14/7/2021) tercatat penambahan sembanyak 343 orang. Sementara pasien sembuh bertambah sebanyak 122 orang. Kabar duka di hari yang sama, sebanyak 6 pasien meninggal dunia.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 18.429 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 16.014 orang (86,90%). Meninggal dunia bertambah menjadi 388 orang (2,10%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan meningkat menjadi 2.027 orang (11,00%),” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Bacaan Lainnya

Menyikapi penambahan kasus yang tak kunjung mereda, Dewa Rai berharap dan mengajak seluruh masyarakat waspada. Terutama saat beraktifitas, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan. Intinya, kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa hari terakhir ini, kasus mengalami peningkatan drastis,” ujarnya.

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca juga :  Disdik Gianyar Kumpulkan Kepala SD-SMP, Pastikan Tidak Ada Pungutan ke Siswa

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.”Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.