Sehari, Bali Tambah 10 Pasien Covid-19 Meninggal, Total Menjadi 1.317 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Lonjakan kasus meninggal dunia kembali terjadi dalam perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, dimana pada Selasa (27/4/2021) tercatat 10 pasien tutup usia, sehingga totalnya menjadi 1.317 orang dari jumlah kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Selasa (27/4/2021), sepuluh pasien yang tutup usia tersebar di empat kabupaten/kota yakni; Denpasar 4 orang, Badung juga 4 orang, Buleleng dan Karangasem masing-masing 1orang.

Bacaan Lainnya

Sementara, tambahan harian kasus positif baru di hari yang sama tercatat 150 orang (127 orang melalui Transmisi Lokal dan 23 PPDN). Dan kabar baiknya, sebanyak 127 pasien dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai saat ini berjumlah 44.236 orang (44.110 WNI dab 126 WNA). Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 41.608 orang (94,06%) dengan rincian 41.500 WNI dan 108 WNA.

Sedangkan kasus meninggal dunia, kini berjumlah 1.317 Orang (2,98%) dengan rincian 1.312 WNI dan 5 WNA. Dan pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif) kini bertambah 13 orang menjadi 1.311 orang (2.96%) dengan rincian 1.298 WNI dan 13 WNA.

Baca juga :  Lima Mantan KPU Berebut Komisioner Bawaslu Bali

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.