SDN 2 Kawan Mulai Terapkan PTM Terbatas

SDN 2 Kawan, Kecamatan Bangli, mulai Kamis (10/3/2022) melaksanakan PTM terbatas. Foto: ist

BANGLI – Setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 420/927/Dikpora tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di PAUD, SD dan SMP, kini ada beberapa sekolah melaksanakan PTM terbatas. Salah satunya SDN 2 Kawan, Kecamatan Bangli mulai Kamis (10/3/2022).

Kepala SDN 2 Kawan, I Gusti Made Suardana, menyampaikan, setelah rapat daring dengan dewan guru pada Selasa (8/3/2022) bersama Komite Sekolah, diputuskan melaksanakan SE tersebut.

Bacaan Lainnya

Merujuk SE dimaksud, pembelajaran dilakukan setiap hari secara bergantian, dengan peserta didik hadir maksimal 50 persen dari kapasitas ruang kelas. “Waktu belajar paling lama empat jam pelajaran per hari,” katanya.

Selain itu, sebutnya, PTM terbatas ini dalam kelas dengan tetap menerapkan prokes. Siswa wajib memakai masker, menerapkan jaga jarak, menghindari kontak fisik, dilarang saling meminjam peralatan dan berbagi makanan antarsiswa.

Pada hari pertama, jelasnya, dari kelas 1 sampai kelas 3 mulai pukul 07.00 sampai jam 8.40 dan dijeda 30 menit untuk memberi kesempatan kepada orangtua menjemput. Kemudian lanjut sesi kedua untuk kelas 4, 5, 6 dengan tempo yang sama selama 30 hari agar bisa mudah untuk mengontrol.

“Karena ini sedang dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS), jika ada anak yang duluan selesai akan diinformasikan kepada orangtua melalui grup WA untuk dijemput. Bagi siswa yang sakit tetap dilaksanakan daring,” jelasnya.

Baca juga :  Plh. Bupati Badung Harap Sinergi Pemerintah Dinas dan Adat Terjaga dengan Baik

Dia mengaku sejak lama ingin ada PTM terbatas semacam ini, dengan pertimbangan kasihan kepada orangtua siswa banyak pekerjaan yang tertunda untuk mendampingi anaknya belajar daring di rumah. “Yang jelas kami dari pihak guru sangat senang. Untuk vaksinasi, 100 persen anak-anak sudah divaksin 1 dan 2,” katanya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.