Sarwa Sadaka Dilarang, Tawur Agung di Mengwi Pindah ke Blahkiuh

  • Whatsapp
Suasana pelaksanaan tawur kasanga yang dilakukan di Catus Pata Mengwi pada tahun Caka 1941. Foto: ist
Suasana pelaksanaan tawur kasanga yang dilakukan di Catus Pata Mengwi pada tahun Caka 1941. Foto: ist

MANGUPURA – Upacara tawur kesanga di Kabupaten Badung berbeda untuk tahun ini. Jika sebelumnya digelar di Catus Pata Mengwi atau Bencingah Puri Mengwi, kini dipindah ke Blahkiuh, Abiansemal. Pemindahan itu kabarnya karena ada larangan jika upacara dipimpin sarwa sadaka atau sulinggih dari berbagai soroh. Pemkab Badung akhirnya memutuskan memindahkan lokasi pelaksanaan upacara tawur itu.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha, tak memberikan tanggapan terkait kabar tersebut. Dia justru menyarankan untuk minta tanggapan Kepala Bagian Humas Setda Badung. “Sampun (sudah) Pak Kabag yang menjelaskan, karena kewenangan humas pada beliau,” kata Sudarwitha melalui pesan WhatsApp, Minggu (22/3/2020).

Bacaan Lainnya

Kabag Humas, I Made Suardita, yang dimintai tanggapan kemudian, justru minta untuk tidak mempolemikkan hal tersebut. “Suasana sedang genting akan wabah Covid-19. Mohon jangan buat berita seperti itu,” pesannya. Bukannya menjawab, dia malah mengklaim pemindahan itu sebagai pemerataan wilayah.

Penglingsir Puri Ageng Mengwi, AA Gde Agung, menilai pemindahan lokasi tawur agung sepenuhnya hak Pemkab Badung. “Sepenuhnya keputusan Bapak Bupati Badung,” kata Bupati Badung periode 2005-2015 itu. 

Pelaksanaan tawur agung di Catus Pata Agung Desa Adat Blahkiuh tepat di depan Pasar Adat Blahkiuh, dan di depan Pura Kahyangan Jagat Luhur Giri Kusuma Blahkiuh. Untuk persiapan upacara, akan dilakukan penutupan jalan total di depan Pasar Desa Adat Blahkiuh, Selasa (24/3/2020) dari pukul 07.00 s.d. 14.00.  Lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif di seputaran Desa Blahkiuh. Untuk pelaksanaan tawur di kecamatan dan desa-desa lainnya di Badung, dilaksanakan setelah pelaksanaan tawur agung kasanga di Catus Pata Abiansemal tersebut. 020

Baca juga :  Pimpin Rapat Pembahasan Pokir Dewan 2022, Parwata Minta Terapkan Konsep “Money Follow Function”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.