Piala Soeratin U17 Putaran Nasional 2026: Perseden Akhiri Perjuangan, Tuan Rumah Persebaya Lolos

STARTING eleven Tim U17 Perseden Denpasar, berpose sebelum menghadapi Tim U17 Persebaya, pada matchday ketiga (terakhir) Zona 4 Piala Soeratin U17 Putaran Nasional 2026, di Lapangan THOR, Kota Surabaya, Jawa Timur Rabu (7/10/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tim U17 Perseden Denpasar harus mengakhiri perjuangannya di ajang Piala Soeratin U17 Putaran Nasional 2026, bahkan hal itu dialami Made Yasa dan kawan-kawan, sebelum bertanding melawan tuan rumah Tim U17 Persebaya Surabaya pada matchday ketiga (terakhir) Zona 4, di Lapangan THOR, Kota Surabaya, Jawa Timur Rabu (7/10/2026).

Pasalnya pada laga lainnya yang berlangsung di partai pertama pukul 14.00 WITA, Tim U17 PSCS Cilacap berhasil mengalahkan Tim U17 Persiba Bantul dengan skor 3-0. Hasil tersebut sekaligus memupus peluang Perseden dalam persaingan perburuan tiket ke babak 8 besar dari Zona 4.

Read More

Praktis bagi Perseden, laga terakhirnya melawan Persebaya sudah tak menentukan lagi. Di sisi lain, Grand Forse muda wajib mengalahkan Laskar Catur Muka muda, untuk memupus langkah PSCS lolos ke babak 8 besar.

Itu makanya sejak kick off, Persebaya langsung menggempur pertahanan Perseden hingga akhirnya mendapat gol cepat saat pertandingan baru berjalan 4 menit. Tuan rumah unggul 1-0 melalui sontekan gelandang serang Faizal Nur Rokhman, memanfaatkan tendangan bebas dari sisi kanan gawang Perseden.

Tertinggal 0-1 karena gol cepat, langsung direspon anak-anak asuhan Pelatih I Wayan Metra ”Mick” Jaya, dengan serangan rancak dari kaki ke kaki kas Perseden. Serangan trio penyerang Kadek Arta, Putu Gia dan Putu Michael MacGregor, cukup merepotkan pertahanan lawan.

Karena asyik menyerang, sebuah counter attack Persebaya berbahaya hingga memicu pelanggaran yang harus dilakukan barisan bertahan anak-anak Perseden. Momen bola servis tersebut kembali dimanfaatkan Faizal Nur Rokhman. Kali tendangan keras pemain bernomor 6 itu menembus pagar betis Perseden sekaligus merobek jaring kiper Abdurrazaq Fahrudin untuk kedua kalinya pada menit 32.

Tertinggal 0-2, Perseden yang tak terbebani tetap tenang. Sementara dua menit berselang setelah gol kedua, coach Metra Jaya memasukkan Gede Rama, dengan menarik penyerang Kadek Arta.

Dan baru 8 menit di lapangan, Gede Rama berhasil mencetak gol di menit 42, memanfaatkan kesalahan center bek Persebaya yang salah mengantisipasi crossing Putu Michael MacGregor. Skor 1-2 bertahan sampai jeda.

Di babak kedua, tidak ada lagi gol tambahan meski kedua tim tetap intens melakukan serangan. Yang ada, justru dua kartu merah yang masing-masing diterima kedua tim. Perseden lebih dulu bermain dengan 10 pemain setelah Gede Rama menerima kartu kuning kedua di menit 83.

Lima menit kemudian giliran tuan rumah bermain dengan 10 pemain, menyusul gelandang serang mereka Mohammad Setyo Kusumo menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang bertahan Perseden Putu Gede Narendra, pada menit 88.

Selain dua kartu merah, Wasit Azi Ahmad Fauzi dari Kabupaten Ciamis, juga mengeluarkan 7 kartu kuning, empat diantaranya untuk pemain Persebaya; Farentino Kevin, Caesar Rayyan Hastowo, Faizal Nur Rokhman, dan Rafid Roshan Pranaja. Sedangkan tiga lagi untuk pemain Perseden;Putu Gede Narendra, Kadek Agus Setia Dharma dan Dewa Putu Bagus Nareswara.

Dengan kemenangan 2-1 ini, sudah cukup bagi Persebaya untuk menyabet satu tiket lolos ke babak 8 besar, yang rencananya digelar di PSSI Training Centre, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 15 Oktober mendatang.

Persebaya dan PSCS Cilacap, sebenarnya sama-sama mengantongi nilai 7 dan sama-sama memiliki gl plus 5. Namun Persebaya unggul produktivitas gol memasukkan (8-3), dari PSCS (6-1).

Delapan tim yang lolos akan dibagi ke dalam dua grup, dan masing-masing tim bermain sebanyak tiga kali. Juara dan runner-up tiap grup berhak melaju ke babak semifinal, yang menurut jadwal digelar 21 Oktober, sebelum final pada 23 Oktober.

Usai laga melawan Persebaya, coach Metra Jaya mengatakan para pemainnya sudah berusaha memberikan yang terbaik pada pertandingan terakhir walau tak memiliki peluang lolos.

”Anak-anak sebenarnya bermain cukup bagus, tetapi lagi-lagi lengah saat set piece dan Persebaya bisa memanfaatkan momen tersebut menjadi gol,” ungkapnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.