SAKIP yang Baik Harus Ditunjang Reformasi Birokrasi yang Prima

  • Whatsapp
Foto: Virtual SAKIP BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat memimpin rapat evaluasi SAKIP dan RB secara virtual di Tabanan, Selasa (25/8). Foto: ist
Foto: Virtual SAKIP BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat memimpin rapat evaluasi SAKIP dan RB secara virtual di Tabanan, Selasa (25/8). Foto: ist

TABANAN– – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) yang baik dan ditunjang dengan reformasi birokrasi (RB) yang prima, akan menghasilkan pemerintahan yang baik atau good governance.

Hal itu diungkapkan saat evaluasi SAKIP dan RB secara virtual di Tabanan, Selasa (25/8). Kegiatan yang dilaksanakan melalui aplikasi zoom itu, diikuti Tim Evaluasi Kemen PANRB, Novan Kharisma, Sekda Tabanan dan para asisten, serta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

SAKIP, lanjut Bupati Eka, merupakan integrasi dari sistem perencanaan, system penganggaran, dan manajemen kinerja sampai pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. “Penerapan SAKIP bertujuan untuk mendorong pelaksanaan anggaran berbasis kinerja. Sementara RB adalah upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaran pemerintahan, terutama menyangkut aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, dan sumberdaya aparatur, untuk mewujudkan pelayanan prima,” ujarnya.

Baca juga :  Polwan Polres Karangasem Diterjunkan Bantu Kegiatan Dapur Umum di Desa Padangkerta

Pemkab Tabanan, katanya, terus berupaya melakukan peningkatan terhadap kinerja pemerintahan, yang meliputi penyelarasan dokumen perencanaan, agar berorientasi hasil, proses penjenjangan kinerja, sampai sasaran kinerja pegawai. Hal itu sebagai wujud pelaksanaan dari hasil reviu APIP Kabupaten Tabanan, dan tindak lanjut rekomendasi dari tim Kemen PANRB.
“Pemkab Tabanan telah menyusun kebijakan-kebijakan dan inovasi-inovasi, sebagai landasan untuk mengoptimalkan kinerja masing-masing perangkat daerah. Termasuk dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju Tabanan aman dan produktif,” imbuh Eka.

Sekda I Gede Susila menyampaikan hal itu sebagai panduan bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Tabanan, guna membangun SAKIP sebagai wujud akuntabilitas dan optimalisasi kinerja di Pemkab Tabanan. Ia berharap, meskipun dengan pendanaan yang terbatas, seluruh perangkat daerah di Kabupaten Tabanan tetap mampu bekerja maksimal guna mewujudkan visi dan misi Tabanan Serasi, sesuai arahan Bupati Tabanan.

Baca juga :  Ekonomi Bali Alami Kontraksi -10,98 Persen, Koster Apresiasi Penyelenggaraan Naker Tanggap Covid 2020

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Kabupaten Tabanan, IB Wiratmaja, memaparkan secara garis besar hasil evaluasi SAKIP seluruh perangkat daerah di Pemkab Tabanan. Dia mengatakan, Pemkab Tabanan berkomitmen melaksanakan seluruh dari hasil review APIP di Kabupaten Tabanan, dan rekomendasi Kemen PANRB tahun sebelumnya. “Dalam sistem SAKIP sekarang ini, kami mencoba melakukan beberapa penyesuaian atas rekomendasi-rekomendasi yang diberikan Kemen PANRB,” ujarnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.