BANGLI – Pelaksanaan Gerakan Serentak (Gertak) Vaksinasi Tahap II Kota Bangli menuju zona hijau tak sampai 50 persen. Minimnya capaian tersebut karena banyaknya masyarakat yang merupakan pelayan publik telah mendapat vaksin. RSJP Bangli masih melayani masyarakat untuk tiga kelurahan yang belum divaksin, dengan vaksin Sinovac tahap II sebanyak 126 vial dan 170 vaksin Astrazeneca tahap I, Senin (24/5/2021).
Berdasarkan penelusuran, dari target vaksinasi bagi masyarakat Kota Bangli di tiga kelurahan sebanyak 17.000 orang, selama lima hari pelaksanaan, jumlah warga yang mendapat dosis pertama hanya 6.412 orang. Menurut Kasi Pelayanan Medis, dr. Desi, pelaksanaan vaksinasi di RSJP kemarin melibatkan 12 tenaga medis. Untuk vaksin Sinovac tahap II sebanyak 126 kebanyakan pegawai PDAM Bangli, komisioner KPU Bangli, dan sisanya pensiunan kesehatan.
”Kebanyakan untuk vaksin Sinovac tahap II pegawai PDAM Bangli dan komisioner KPU yang menjalani vaksinasi tahap I empat minggu lalu,”j elasnya.
Vaksin Astrazeneca tahap I, jelasnya, tersedia 170 vaksin untuk melayani masyarakat tiga kelurahan yang belum divaksin. Pelayanan di RSJP Bangli dilaksanakan hanya di aula saja.
Di tempat terpisah, Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, membenarkan tidak tercapainya target pelaksanaan vaksinasi Gertak II. Menurutnya, banyak warga di wilayah Kota Bangli yang menjadi petugas layanan publik telah divaksinasi sebelumnya. Begitu juga banyak warga yang bertugas di luar daerah.
”Selain itu banyak tertunda karena hal lain, seperti tensi tinggi, mengonsumsi obat dan lainnya. Berdasarkan catatan jumlah warga yang teregistrasi sejumlah 10.577 jiwa, hanya 6.412 yang sudah menjalani vaksinasi,” pungkasnya. gia























