RS Famili Husada Bantah Temuan Kelebihan Klaim Rp6 Miliar

RSU Famili Husada di Jalan Raya Samprangan Gianyar. Foto: ist

GIANYAR – BPJS Kesehatan putus hubungan kerja sama dengan RSU Famili Husada, karena disebut-sebut ada temuan kelebihan pembayaran. Sejumlah pasien yang menggunakan BPJS beralih ke RSU lain. Belum diketahui sampai kapan penghentian kerjasama akan dilakukan.

Megenai kabar kelebihan pembayaran sampai Rp6 miliar, Direktur RSU Famili Husada, I Made Koen Verawan, Selasa (10/1/2023), tegas membantah. “Tidak ada,” jawabnya. Hanya, dia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait nilai pengembalian tersebut.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pengawas RS Famili Husada, I Made Gede Wisnu Wijaya, beberapa waktu lalu mengakui ada temuan kelebihan klaim biaya. Tetapi, kelebihan sudah dikembalikan secepatnya. “Kan biasa itu dalam administrasi, kadung masuk telanjur diinput. Setelah diverifikasi dari pihak BPJS dan RSU, akan dilakukan pengembalian,” paparnya.

Di sisi lain, sejumlah RSU yang masih menjalin kerjasama dengan pihak BPJS mengalami lonjakan pasien, salah satunya RSUD Sanjiwani, Gianyar. Kabid Umum dan Humas RSUD Sanjiwani, I Dewa Ayu Yuni Betharani, mengatakan, rumah sakitnya saat ini sedikitnya melayani rerata 600 pasien rawat jalan per hari. “Sebelumnya sekitar 300 sampai 400 orang,” ungkapnya. adi

Baca juga :  Alit Wiradana Tinjau Gladi Persiapan Janger Duta Denpasar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.