Ribuan Masyarakat Buleleng Terima Sertifikat PTSL

  • Whatsapp
PERWAKILAN masyarakat Buleleng usai menerima sertifikat tanah dari program PTSL, Selasa (5/1/2021). Foto: ist
PERWAKILAN masyarakat Buleleng usai menerima sertifikat tanah dari program PTSL, Selasa (5/1/2021). Foto: ist

BULELENG – Ribuan masyarakat Buleleng menerima sertifikat tanah dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo. Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020.

Acara penyerahan sertifikat ini hanya diwakilkan 18 perwakilan penerima secara virtual, Selasa (5/1/2021) bertempat di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng. Hadir juga Asisten bidang Administrasi Pemerintahan Setda Buleleng, Putu Karuna.

Bacaan Lainnya

Total sebanyak 44.407 sertifikat tanah yang diserahkan oleh Presiden Jokowi secara virtual untuk masyarakat pada 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota di wilayah Indonesia, termasuk Buleleng. Target penyelesaian sertifikat PTSL di tahun 2020 adalah sebanyak 11 juta sertifikat tanah. Namun karena situasi pandemi Covid-19, hanya bisa direalisasikan sebanyak 6,8 juta sertifikat tanah.

Program ini dipastikan tuntas pada tahun 2025 mendatang. Ini adalah komitmen pemerintah untuk terus mempercepat pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia.

Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Buleleng, Putu Karuna, mengatakan, pemerintah pusat dan daerah berupaya memberikan pelayanan yang prima dalam penerbitan sertifikat tanah kepada masyarakat. “Kami pemerintah daerah mengapresiasi kebijakan Bapak Presiden,” kata Karuna.

Dikatakannya, sebanyak 3.000 lebih sertifikat tanah yang diserahkan kepada masyarakat Buleleng yang tersebar di 9 kecamatan. Kata dia, masih ada beberapa lokasi yang belum tuntas tanahnya bersertifikat. Hal ini dikarenakan situasi pandemi Covid-19.

Baca juga :  Denpasar Empat Kali Raih Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik

Untuk itu, Karuna berharap program PTSL terus berjalan hingga semua pensertifikatan tanah masyarakat tuntas dilakukan. “Melalui PTSL ini, pengurusan penerbitan sertifikat tanah tanpa proses panjang dan tanpa dipungut biaya. Jadi, tinggal menunggu dan masyarakat bisa menikmati apa yang menjadi idaman semua,” pungkasnya. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.