Rekor Baru Lagi, Sehari Bali Tambah 66 Orang Positif Covid-19

  • Whatsapp

“Penambahan kasus transmisi lokal karena banyaknya oknum warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan”

DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Provinsi Bali mencatat penambahan 66 kasus positif dalam sehari, Kamis (18/6/2020). Jumlah ini menjadi rekor baru terbanyak penambahan kasus harian, mengalahkan rekor sebelumnya yang tercatat 47 orang Rabu (17/6/2020).

“Dari penambahan 66 orang yang terkonfirmasi positif hari ini, dua orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) atau pekerja migran Indonesia (PMI) dan 64 orang terinfeksi karena kasus transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kamis (18/6/2020).

Penambahan 66 kasus positif ini hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, kecuali Kabupaten Klungkung yang kali ini nihil. Sementara Kota Denpasar tetap menjadi penyumbang terbanyak 36 (35 transmisi lokal dan 1 PPLN), Kabupaten Badung (18 transmisi lokal), Tabanan (4 transmisi lokal), Gianyar (3 transmisi lokal), Bangli (2 transmisi lokal), Buleleng (1 PPLN), Jembrana (1 transmisi lokal), Karangasem (1 transmisi lokal).

Baca juga :  Pemkot Denpasar Distribusikan Paket Sembako Sasar ODP dan OTG di Kelurahan Kesiman

Dengan penambahan 66 kasus baru tersebut, secara kumulatif jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali menjadi 895 orang (879 WNI dan 16 WNA). Kabar baiknya di hari yang sama, 11 pasien dinyatakan sembuh.

“Hari ini saudara-saudara kita yang dinyatakan sembuh bertambah 11 orang, sehingga secara kumulatif pasien yang telah sembuh menjadi 553 orang,” ujar pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu, seperti dilansir dari antaranews.

Sementara untuk kasus aktif atau pasien yang dalam perawatan hingga saat ini sebanyak 336 orang. Tiga kabupaten/kota di Bali yang terbanyak sedang merawat pasien positif Covid-19 yakni di Kota Denpasar (164 orang), Badung (53), dan Klungkung (37).

Baca juga :  Petugas Pengisi ATM Positif Covid-19

Dewa Indra menyebut sejak 5 Juni 2020 memang telah terjadi lonjakan kasus transmisi lokal di Bali, bahkan sudah melampaui jumlah kasus yang sebelumnya didominasi oleh pekerja migran Indonesia atau pelaku perjalanan luar negeri. Penambahan kasus harian di atas 30 kasus diantaranya terjadi pada 12 Juni sebanyak 36 kasus, pada 6 Juni (33 kasus), dan 10 Juni (32 kasus).

Terkait peningkatan kasus transmisi lokal ini, Dewa Indra meminta seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Birokrat asal Pemaron, Kabupaten Buleleng, itu kembali mengajak masyarakat untuk mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan melaksanakan karantina bagi masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan.

Baca juga :  Jadi Pilot Tempur Wanita Pertama TNI AU, Siapakah Dia?

“Penambahan kasus transmisi lokal karena banyaknya oknum warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan sehingga menyebabkan transmisi lokal,” ujar mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.