POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Jajaran DPC PDIP Gianyar merayakan serentak Tumpek Uye atau Tumpek Kandang pada Sabtu (21/10/2023). Namun, perayaannya dipusatkan di satu titik yakni di Dam Gunung Sari, Belega, Blahbatuh, Minggu (22/10/2023).
Perayaan hari kasih sayang kepada binatang dalam tradisi Bali tersebut, dilakukan dengan menebar 10 ribu bibit ikan nila dan lele serta pelepasan burung merpati.
Ketua DPC PDIP Gianyar, Made Mahayastra, mengatakan, sejak dari dulu leluhur di Bali lengkap memiliki hari Tumpek Uye, Tumpek Landep, Tumpek Uduh dan Tumpek Krulut yang digunakan untuk menjaga lingkungan. “Baik itu kasih sayang sesama manusia, tumbuhan, binatang dan lainnya,” kata Mahayastra.
Politisi asal Payangan itu mengklaim hanya PDIP yang konsisten selalu merayakan hari tumpek, partai lain belum terlihat melakukan hal serupa. Dia menyebut sekarang kita kembali lagi ke yang sesuai dengan alam, sesuai adat dan tradisi.
“Bukan saja urusan elektoral dan menang, tapi kalau kita dilihat oleh masyarakat selalu menjaga tradisi, pasti otomatis dipercaya. Setelah dipercaya kita pasti akan dipilih,” sambungnya dengan nada percaya diri.
Koordinator acara, I Made Wardana, mengatakan, Dam Gunungsari ini mengalir ke belasan subak di wilayah Kecamatan Blahbatuh. Ada tiga aliran yang menuju masing-masing subak di wilayah Keramas, Pering, Belega, Blahbatuh, dan Saba. “Pusat salurannya itu di sini, asal airnya dari aliran Sungai Petanu,” jelaskata anggota DPRD Gianyar itu.
Lokasi ini dipilih, sambungnya, karena paling tepat dijadikan tempat pelepasan bibit ikan. Alasannya, semua aliran subak akan kena dan bibit ikan diharap mengikuti aliran air. “10 ribu bibit ikan ini akan menuju aliran subak di wilayah Blahbatuh,” tandasnya. adi






















