Ratakan Tanah Kebun, Warga Jegu Temukan Peluru Mortir

  • Whatsapp
BENDA yang diduga peluru mortir peninggalan zaman Perang Dunia II, ditemukan warga di Banjar Dinas Jegu Tengah, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (11/8/2021). Foto: ist
BENDA yang diduga peluru mortir peninggalan zaman Perang Dunia II, ditemukan warga di Banjar Dinas Jegu Tengah, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (11/8/2021). Foto: ist

TABANAN – Seorang warga Banjar Dinas Jegu Tengah, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Tabanan, I Wayan Eka Wisnawa (59) alias Guru Mangku Dalang, menemukan sebuah peluru mortir di kebunnya, Rabu (11/8/2021). Benda tersebut diduga peninggalan yang tercecer pada zaman Perang Dunia II.

Kata Eka Wisnawa, ketika itu sekitar pukul 08.00 Wita, dia sedang membersihkan dan meratakan tanah yang ada bekas tanaman atau tumbuhan bambu di kebunnya. Sekitar pukul 10.30, saat dia mencangkul tanah di tempat itu, tiba-tiba besi cangkul tersangkut benda, yang menurutnya mencurigakan.

Bacaan Lainnya

“Untuk memastikan, saya angkat benda tersebut, dan kemudian saya taruh di atas tanah, supaya aman,” ujar Eka Wisnawa.

Merasa ada sesuatu yang aneh dan mencurigakan, Eka selanjutnya menghubungi saksi I Wayan Sukasada (48), yang kemudian meneruskan kepada saksi I Made Adhi Setia Wirawan (32) selaku Sekdes Jegu. Selanjutnya, temuan itu diteruskan lagi ke Bhabinkamtibmas Desa Jegu, lanjut ke Polsek Penebel.

“Memang benar kami telah menerima informasi atas penemuan benda tersebut. Kami pun melaporkan temuan tersebut kepada Kapolres Tabanan, dan Kapolres memerintahkan untuk menghubungi Tim Jibom Brimobda Polda Bali,” ujar Kapolsek Penebel, AKP I Nyoman Artadana.

Baca juga :  Pandawa Bangkit Diharapkan Jadi Role Model Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi

Sambil menunggu kedatangan Tim Jibom Brimobda Polda Bali, KapolsekPenebel bersama anggotanya dan Danramil Penebel Kapten Inf. I Nyoman Arya Kepakisan, pun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta mencatat keterangan saksi-saksi. Di sekitar lokasi penemuan itu pun kemudian dipasangi garis polisi.

Tim Jibom Brimobda Polda Bali kemudian tiba di lokasi tersebut, dan mengamankan benda yang diduga peluru mortir tersebut. Selanjutnya benda tersebut dievakuasi sesuai prosedur, lanjut membawa benda itu ke Pantai Kelating, Kecamatan Kerambitan.

Hal senada diungkapkan Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra. “Untuk pengamanan sesuai prosedur, ditangani oleh Jibom Brimobda Bali, dan sudah dilakukan disposal atau penghancuran material dengan cara diledakkan di Pantai Kelating, Kerambitan. Disposal dilaksanakan sekitar pukul 13.40 Wita,” kata Ranefli. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.