Rapat Paripurna Istimewa DPRD Klungkung, Sumber Pendapatan Dana Perimbangan Tak Penuhi Target

  • Whatsapp
PIMPINAN dan anggota DPRD Klungkung saat Rapat Paripurna Istimewa terkait LKPJ Bupati Klungkung, Selasa (23/3/2021). Foto: ist
PIMPINAN dan anggota DPRD Klungkung saat Rapat Paripurna Istimewa terkait LKPJ Bupati Klungkung, Selasa (23/3/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Rapat Paripurna Istimewa terkait LKPJ Bupati Klungkung yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Klungkung, Wayan Baru, Selasa (23/3/2021) di Kantor DPRD Klungkung juga membahas Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah pada Tahun Anggaran 2020. Bupati menyebut realisasi pendapatan daerah pada tahun 2020 sebesar Rp1,104 triliun lebih dari target Rp1,134 triliun lebih, atau mencapai 97,35 persen. Realisasi pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah senilai Rp220,891 miliar lebih dari target yang dirancang Rp217,893 miliar lebih, atau mencapai 101,37 persen.

Realisasi pendapatan yang bersumber dari dana perimbangan senilai Rp638,167 miliar lebih, lebih rendah Rp12,48 miliar lebih dari target Rp650,648 miliar lebih. Sumber pendapatan dari dana perimbangan yang tidak memenuhi target adalah pada penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak yang terealisasi Rp19,545 miliar lebih, dari target Rp27,176 miliar lebih atau hanya mencapai 71,92 persen. Menurut Suwirta, realisasi pendapatan yang bersumber dari lain-lain pendapatan yang sah pada tahun anggaran 2020 adalah sebesar Rp245,823 miliar dari target sebesar Rp266,392 miliar lebih, atau tercapai 92,28 persen.

Bacaan Lainnya

Untuk realisasi belanja pada tahun anggaran 2020 mencapai Rp1,076 triliun lebih, atau lebih rendah Rp 98,906 miliar lebih dari target Rp1.175 triliun lebih. Realisasi belanja tidak langsung mencapai Rp631,878 miliar lebih, lebih rendah Rp49,821 miliar lebih dari target yang dirancang Rp681,7 miliar lebih atau mencapai 93,69 persen. Sementara realisasi belanja langsung adalah Rp445,098 miliar lebih, atau lebih rendah Rp49,048 miliar lebih dari target yang dirancang Rp494,182 miliar lebih. Ini berarti hanya mencapai 90,07 persen.

Baca juga :  Belajar di Rumah, IKN Boy Jayawibawa : Daring, Nyaman dan Menyenangkan

DPRD Klungkung juga mencatat realisasi anggaran di urusan pemerintahan umum yang mencapai Rp445,098 miliar. Dalam sambutan Bupati Suwirta disebutkan, pada tahun 2020 penyelenggaraan urusan Pemkab Klungkung yang terdiri dari urusan wajib pelayanan dasar yang terdiri enam bidang, urusan wajib bukan pelayanan dasar terdiri 18 bidang, urusan pilihan terdiri dari 8 bidang, urusan pemerintahan fungsi penunjang yang terdiri dari 7 bidang dan urusan pemerintahan umum. Realisasinya senilai Rp 445,098 miliar lebih atau sebesar 90,07 persen dari target sebesar Rp494,182 miliar lebih, yang terdiri dari 176 program dan 629 kegiatan. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.