GIANYAR – Rapat gabungan antara DPRD Gianyar dengan Bupati didampingi OPD di lingkungan Pemkab Gianyar dilangsungkan, Rabu (2/11/2022). Berbeda dari sebelumnya, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, kali ini berlangsung singkat.
Sesaat setelah rapat dibuka, pada saat pimpinan rapat memberi kesempatan Bupati untuk memaparkan RAPBD 2023, Ketua Fraksi Indonesia Raya, Ngakan Ketut Putra, interupsi.
Dia berkata, berdasarkan rapat keempat ketua fraksi yang difasilitasi Sekwan, Kujus Pawitra menyatakan setuju Raperda APBD 2023 segera ditetapkan menjadi Perda. “Kami keempat fraksi menyetujui Raperda APBD 2023 segera diterapkan menjadi Perda,” serunya.
Hal senada ingin diungkapkan Ketua Fraksi Demokrat, I Made Janji. Namun, pimpinan rapat memintanya bersabar. Tujuannya untuk memberi kesempatan Bupati I Made Mahayastra menyampaikan ringkasan APBD yang diklasifikasikan menurut kelompok dan jenis pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun anggaran 2023.
Bupati Mahayastra lalu memaparkan dengan jelas sumber PAD sebesar Rp1,3 triliun lebih. Selesai Bupati memaparkan RAPBD 2023, Ketua Fraksi Demokrat menyatakan sepakat Raperda disahkan menjadi APBD.
Ketua Fraksi Golkar, Made Suteja, mengaku sangat bangga memiliki Bupati Mahayastra. Grand desainnya dinilai luar biasa, dan dia berharap pimpinan OPD bisa mengikutinya.
“Fraksi Golkar cukup memahami program luar biasa dari Bupati. Kami setuju Rancangan APBD 2023 ditetapkan menjadi APBD,” tegasnya. “Sudah pas dan setuju,” sambung Ketua Fraksi PDIP, Ketut Sudarsana.
Atas “banjir” persetujuan dan pujian itu, Mahayastra mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi yang mengapresiasinya. “Rasa capek, lelah, terasa hilang setelah hasil kerja mendapat apresiasi dari fraksi-fraksi di DPRD Gianyar,” ucapnya balas memuji.
Setelah mendapat persetujuan keempat fraksi, selanjutnya akan dilaksanakan rapat paripurna penetapan Raperda APBD 2023 menjadi Perda pada 4 November mendatang. adi























