MATARAM – Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rachmat Hidayat, kembali menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika tersebut digelorakan kepada para generasi muda di Lombok Barat.
Sosialisasi dilangsungkan di Aula Kantor Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Jumat (28/10/2022), yang dihadiri anak-anak muda dari berbagai desa di Kecamatan Lingsar. Turut hadir sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Ada Kades Batu Kumbung, Wirya Hadi Saputra; dan Kades Senteluk, Fuad Abdurrahman.
Sebagai pembicara, selain Rachmat, hadir pula Alfisahrin, Wakil Direktur III Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang juga dosen Fisipol dan Ilmu Komunikasi Universitas 45 Mataram. “Bangsa ini akan terus melahirkan generasi muda. Dan, kepada mereka, perlu terus ditanamkan konsep berbangsa dan bernegara,” ujar Rachmat mengawali pemaparan.
Ketua DPD PDIP NTB ini menguraikan, Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan, Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.
Pemuda, kata Rachmat, memiliki posisi sangat vital dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kepada para pemuda, estafet kepemimpinan bangsa akan diserahkan untuk dilanjutkan. Kepada para pemuda juga masa depan Indonesia disandarkan.
“Bung Karno bahkan mengatakan ‘Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia’,” seru Rachmat mengutip pidato Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Indonesia, tentang pentingnya peran generasi muda.
Karena itu, lanjut Rachmat, menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada para pemuda dan generasi milenial sedari dini sangat penting. Sebab, akan dapat menjadikan para penerus bangsa punya panutan bagaimana berbangsa yang penuh toleransi, menghargai perbedaan, welas asih, gotong royong, dan selalu patuh pada hukum.
Kepada para pemuda dan generasi milenial yang hadir, Rachmat menyampaikan rasa bangganya. Sebagai bentuk apresiasi, Rachmat memberi bantuan dana Rp10 juta untuk menyukseskan sejumlah kegiatan produktif yang akan digelar berbagai kelompok pemuda setempat.
Selama sosialisasi berlangsung, terjadi dialog interaktif. Banyak peserta sosialisasi yang hadir menyampaikan berbagai usulan, termasuk agar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan digelar lebih sering. Tidak hanya di satu desa, tapi menjangkau desa-desa lainnya di Kecamatan Lingsar.
Kepada warga, Rachmat minta informasi tentang kiprah anggota DPRD Lombok Barat dari Fraksi PDIP yang daerah pemilihannya di Kecamatan Lingsar. Yang dimaksud adalah Sardian.
Warga kemudian menyampaikan Sardian berbuat banyak hal untuk masyarakat. Mulai dari membantu infrastruktur fisik, sampai berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat, termasuk kelompok pemuda. Apalagi Desa Batu Kumbung dikenal sebagai gudang atlet pelajar di NTB.
Usai sosialisasi di Batu Kumbung, agenda Rachmat berlanjut ke silaturahmi dengan para purnawirawan Polri di Kota Mataram. Silaturahmi berlangsung di Aula Panti Asuhan Yayasan Dharma Laksana Mataram. Rachmat didampingi anggota DPRD NTB dari PDIP, Made Slamet, yang kebetulan pada hari yang sama menggelar reses bersama kelompok masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rachmat memberi donasi Rp5 juta untuk kegiatan perkumpulan purnawirawan Polri di Mataram. Peserta silaturahmi juga membentuk tim kecil yang terdiri dari beberapa purnawirawan Polri untuk membuat program pemberdayaan. “Nanti program ini akan saya usulkan ke pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti dengan segera,” janji Rachmat. rul























