Pura Manik Pule Terancam Abrasi

KETUA DPRD Tabanan I Made Dirga melakukan monitoring terhadap Pura Manik Pule yang terancam kena abrasi, di Banjar Sudimara Kelod, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan. Foto: ist

TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga baru-baru ini melakukan monitoring (pemantauan) langsung dalam menyerap aspirasi masyarakat di Banjar Sudimara Kelod, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan. Sasaran kegiatan kali ini melihat sebuah pura yang terancam abrasi, yakni di Pura Manik Pule.

“Kami sudah melihat langsung ke lapangan, dan kondisinya memang memprihatinkan. Untuk itu secepatnya akan kami fasilitasi, guna mendapatkan bantuan,” kata Dirga, setelah memimpin rapat bersama kepala Bakeuda dan kadis Pariwisata Tabanan.

Read More

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara itu mengatakan, monitoring ini sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, agar pejabat terjun langsung ke lapangan, guna melayani dan menyerap aspirasi dan permasalahan yang ada di masyarakat.“Dengan bertatap muka langsung, persoalan riil bisa lebih diserap, sehingga bisa segera dicarikan solusi,” ujar Dirga.

Pura Manik Pule di Banjar Sudimara Kelod berbatasan langsung dengan Sungai Yeh Empas, sehingga rentan terhadap abrasi. Apalagi saat Dirga melakukan monitoring, bersamaan saat sedang turun hujan.

Pemangku Pura Manik Pule, Wayan Sudiana, berharap ada bantuan dari pemerintah daerah, sehingga keberadaan pura tersebut aman. “Apalagi saat musim hujan, air sungai meluap, sehingga potensi abrasi sangat besar terjadi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Dirga pun langsung tanggap. “Semoga segera ada bantuan,” sahutnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.