JEMBRANA – Hujan deras disertai angin puting beliung, Jumat (4/12/2020) sekitar pukul 02.15 di Dusun Beratan, Desa Yehkuning dan Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, menyebabkan rumah dari 28 kepala keluarga (KK) rusak parah. Sebagian besar kerusakan pada atap yang disapu angin puting beliung.
‘’Anginnya kencang, atap rumah pada beterbangan, puting beliung ini datang dengan sekejap. Ya paling lama sekitar 2 menit. Angin itu datang tiba-tiba menerbangkan hampir seluruh atap rumah warga sekitarnya yang terbuat genteng. Saya berharap, adanya bantuan dari pemerintah dalam mengatasi masalah ini,’’ tutur Nengah Kerna salah satu warga yang bangunan dapurnya ambruk rata dengan tanah.
Bupai Jembrana, I Putu Artha, yang turun langsung ke lapangan mengatakan, agar segera dilakukan inventarisasi terhadapat rumah-rumah warga yang rusak. ‘’Saya minta segera dilakukan inventarir terhadap rumah-rumah warga yang terkena dampak angin puting beliung. Pendataan ini sangat penting untuk mengetahui secara detil kerusahan yang dialami warga ini. Untuk pendataan ini saya kembali ingatkan mulai dari perbekel, camat dan BPBD. Sehingga dengan data-data yang kongkret akan dapat memudahkan dalam pengajuan usulan,’’ harapnya.
Disisi lain, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jembrana, Rahmat Prasetia, mengatakan, saat ini memang terjadi cuaca ekstrem dengan adanya hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai dengan kilat/petir. ‘’Untuk yang di Yehkuning itu merupakan wilayah potensi terdampak cuaca ekstrem. Kami harap masyarakat selalu waspada,’’ pungkasnya. man
























