Puluhan Bebek Hilang, Peternak di Subak Pinda Resah

  • Whatsapp
KANDANG bebek yang kosong dan pintu yang dicongkel maling. Foto: ist
KANDANG bebek yang kosong dan pintu yang dicongkel maling. Foto: ist

GIANYAR – I Made Denes, peternak bebek di Subak Pinda, Blahbatuh, resah karena ternak bebeknya digasak maling. Bukan lagi seekor atau dua ekor, melainkan sampai ratusan ekor bebek milik petani asal banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh itu yang dikuras maling. Lokasi memelihara bebek berada di area sawah Subak Pinda, berjarak beberapa meter dari kandang warga lain yang sebelumnya juga kehilangan puluhan ayam dan bebek. 

Lenyapnya ratusan bebek itu diketahui korban pagi hari ketika ke sawah untuk memberi pakan. Sinyalemen ini perbuatan maling mencuat, karena gembok pintu kandang dirusak.  

Bacaan Lainnya

Peternak I Made Diarta, Rabu (11/8/2021) mengaku mengalami kehilangan puluhan ternak ayam dan bebek. Bahkan telor yang masih berada di tempat penetasan juga ikut raib digasak pencuri. Dalam kandang, jelasnya, terdapat 18 bebek dan 15 ayam, serta dua pengina (ayam betina). Jika dijual, bebek satu ekor biasanya di kisaran Rp65 ribu, ayam per ekor Rp35 ribu, dan ayam betina Rp40 ribu per ekor. Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah. “Ini hanya sisa satu ayam saja,” keluhnya.

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko, membenarkan adanya pencurian tersebut. Meski baru menerima laporan secara lisan, dia tetap akan menyelidiki peristiwa. Terkait jumlah ternak yang hilang, dia masih menunggu laporan resmi dari warga. “Kami masih tunggu laporan resminya,” katanya singkat. adi

Baca juga :  Lagi! Pemotor Jatuh di Jalan Tol Tersangkut Benang Layangan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.