PPS Harus Miliki Integritas dan Komitmen dalam Pemilu 2024

BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyalami para PPS yang baru dilantik, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/1/2023). Foto: ist

TABANAN – Panitia Pemungutan Suara (PPS) memiliki tugas penting dalam menyelenggarakan pemilu dan pemilihan di tingkat desa/kelurahan pada Pemilu 2024 mendatang.

“Kepada seluruh anggota PPS harus memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajibannya,” ujar Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan PPS se-Kabupaten Tabanan, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/1/2023).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 399 orang PPS dilantik KPU Kabupaten Tabanan dalam rangka Pemilu 2024. Acara tersebut juga dihadiri perwakilan KPU Bali, jajaran Forkopimda Tabanan, Ketua KPU Tabanan, anggota DPRD Tabanan, Sekda, dan para camat se-Kabupaten Tabanan, serta para PPS dan undangan lainnya.

Sanjaya mengatakan, pemilu sebagai sebuah pesta demokrasi adalah kegiatan rutin yang disambut dengan penuh gairah dan kegembiraan. Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk lima tahun ke depan, yang harus dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dia juga menekankan bahwa kesuksesan pemilu membutuhkan dukungan dan peran serta dari semua pihak terkait, dan tidak bisa hanya dilihat dari segi prosedural, tetapi juga dari sisi substansial.

Kesuksesan prosedural dapat dilihat apabila tahapan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan, sedangkan kesuksesan substansial dilihat apabila pelaksanaan Pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang aspiratif dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca juga :  Gering Agung Covid-19, ‘’Ngeneng Ngening Sekala lan Niskala”

“Di sinilah pentingnya penyelenggaraan pemilu, termasuk PPS yang berjumlah 399 orang, yang harus memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas, serta wewenangnya, juga pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk melibatkan peran serta masyarakat, sehingga kesuksesan Pemilihan Umum Tahun 2024 dapat tercapai,” tegas Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan itu berharap agar Pemilu 2024 bisa berjalan aman dan profesional, jujur, langsung, umum, bebas, rahasia, adil, aman, dan damai. Begitu juga seluruh pemangku kepentingan, yakni Pemkab Tabanan, jajaran forkopimda, KPU, Bawaslu, dan jajaran terkait lainnya, agar selalu berkolaborasi dan bersama-sama mewujudkan hal tersebut.

Sanjaya pun berharap proses demokrasi nanti bisa berjalan aman dan damai, serta tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya yakin, semua bagus dan solid karena KPU sudah luar biasa, Bawaslu juga sudah luar biasa, TNI dan Polri juga hebat-hebat. Saya rasa tidak akan ada persoalan yang berarti dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang,” yakinnya.

Ketua KPU Bali yang diwakili AA Gede Raka Nakula, mengatakan , tanggung jawab segala tugas dan kewajiban terkait Pemilu 2024 berada di pundak semua PPS yang dilantik. “PPS merupakan perpanjangan tangan PPK dan komisi pemilihan daerah sampai Komisi Pemilihan RI, sehingga dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab PPS yang secara relatif wajib berada di satu garis komando tegak-lurus,” tegasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.