PPKM, Toko Modern di Dawan Kedapatan Buka Lebih Malam

  • Whatsapp
PEKERJA toko modern di Kecamatan Dawan menutup pintu toko setelah Tim Satgas Covid-19 melihat toko tersebut masih melayani pembeli di atas pukul 21.00, Selasa (12/1/2021). Foto: ist
PEKERJA toko modern di Kecamatan Dawan menutup pintu toko setelah Tim Satgas Covid-19 melihat toko tersebut masih melayani pembeli di atas pukul 21.00, Selasa (12/1/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Bertepatan dengan malam perayaan Siwaratri, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, bersama Tim Satgas Covid-19 kembali memantau Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Covid-19, Selasa (12/1/2021) malam. Pemantauan menyasar sejumlah tempat yang biasa dijadikan lokasi perayaan malam Siwaratri, mulai dari Monumen Puputan Klungkung, Pura Jagatnatha, Pemedal Agung, Pura Goa Lawah serta area Pura dan Pantai Watu Klotok.

Di seputaran Kota Semarapura situasi tampak sepi, hanya tampak beberapa warga, yang didominasi anak muda, sembahyang. Pasar senggol dan toko-toko menutup dagangannya tepat pukul 21.00. Situasi serupa tampak di area Pura Goa Lawah, Kecamatan Dawan. Pemedek yang didominasi pemuda sedikit meramaikan area pura. Melalui pengeras suara, Suwirta mengingatkan mereka untuk tertib dan disiplin melakukan protokol kesehatan. 

Bacaan Lainnya

Malam itu, Suwirta dan tim menutup salah satu toko berjejaring di wilayah Dawan, karena kedapatan masih melayani pembeli padahal, sesuai Surat Edaran PPKM, toko wajib tutup pukul 21.00. 

Menurut Suwirta, pelaksanaan perayaan malam Siwaratri kali ini sangat berbeda. Seputar kota dan tempat-tempat suci yang biasanya padat oleh umat, kini tidak begitu ramai. Dia menilai itu sebagai tanda warga sudah menyadari dan paham arti penting protokol kesehatan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Klungkung yang menaati surat edaran terkait pencegahan Covid-19, sehingga Kabupaten Klungkung masih dalam zona oranye. 

Baca juga :  Bupati Suwirta Harap Warga Penerima BLT Tepat Sasaran

“Melalui hari raya suci Siwaratri ini, mari semua untuk introspeksi diri, mawas diri, untuk bersama sama menjaga diri keluarga, lingkungan, dan daerah masing masing dari Covid-19,” tutupnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.