PP PBSI Berharap Tim Bulutangkis Indonesia Divaksin sebelum Ikuti Dua Event di Eropa

  • Whatsapp
GANDA putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. foto: anataranews

Kalau vaksin ini diberikan, atlet akan tambah semangat, kepercayaan diri mereka pasti akan tumbuh dan tidak ada rasa khawatir

JAKARTA – Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, PP PBSI menyampaikan harapannya agar skuat timnas bulutangkis Indonesia bisa mendapat vaksin sebelumberangkat tur Eropa untuk mengikuti turnamen Swiss Open dan All England Maret medatang.

Bacaan Lainnya

Pada rapat yang secara khusus membahas pemberian vaksin bagi atlet berprestasi, PBSI diwakili oleh Wakil Sekjen Edi Sukarno, turut hadir Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto, perwakilan dari KONI, Kementerian Kesehatan, juga beberapa cabang olahraga lainnya.

“Paling dekat yang harus mendapatkan vaksin adalah atlet, pelatih, dan tim pendukung yang akan berangkat ke Swiss mengikuti Swiss Open tanggal 2-7 Maret. Mereka akan diberangkatkan 25 Februari,” kata Edi melalui keterangan resmi PBSI di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Dalam rapat yang berlangsung selama 90 menit itu, Edi berharap agar atlet dan ofisial yang akan terbang ke Swiss bisa mendapat vaksin sebelum tanggal keberangkatan.

Meski demikian, PBSI berharap tidak hanya atlet dan ofisial yang berangkat bertanding saja yang divaksin, melainkan semua atlet penghuni pelatnas juga bisa mendapat vaksin mengingat penghuni pelatnas merupakan atlet berprestasi.

Baca juga :  Gubernur BI-Gubernur Bali Nyatakan Bali Aman untuk Dikunjungi Wisatawan

“Tidak hanya atlet, tapi juga ofisial, pelatih, tim pendukung, dan termasuk seluruh pengurus pusat dan karyawan juga divaksin. Tapi sepertinya itu agak sulit ya, yang diprioritaskan hanya atlet dan pelatih yang mendampingi atlet,” tambah Edi, seperti dilansir dari antaranews.

Sedangkan bagi atlet yang akan terlibat pada All England di Birmingham Inggris, 17-21 Maret, ia juga meminta hal yang sama namun Kemenpora belum memberikan jawaban pasti dan akan mengupayakan agar keputusan finalnya sesuai harapan.

Menurut Edi, vaksinasi sangat penting untuk diberikan karena bisa menambah rasa percaya diri dan mengurangi rasa khawatir saat menjalani pertandingan.

“Kalau vaksin ini diberikan, atlet akan tambah semangat, kepercayaan diri mereka pasti akan tumbuh dan tidak ada rasa khawatir. Ini berpengaruh ke penampilan mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menilai pemberian vaksin bagi timnas yang akan bertanding ke luar negeri bisa membantu atlet agar lebih fokus mengejar gelar tanpa khawatir terpapar virus corona.

“Ya sangat penting karena kami kan sering bepergian di pesawat, rentan terpapar (virus). Itu bisa membantu kami lebih fokus ke pertandingan,” kata Daniel dalam wawancara virtual di Jakarta.

Pasangan yang memiliki julukan baru “The Babies” ini merasa akan lebih nyaman jika sudah divaksin, terlebih dalam waktu dekat mereka bersama skuad Merah Putih Pelatnas Cipayung akan diturunkan pada dua turnamen di Eropa bulan Maret.

Baca juga :  Dijegal, Diatmika-Muntra Jadi Simbol Perubahan di Badung

“Kalau sudah divaksin tentu akan tetap mengikuti protokol kesehatan, tapi kan yang penting kami tidak perlu khawatir. Pas pertandingan tidak perlu memikirkan hal lain, fokusnya main sebaik mungkin dan kalau bisa juara,” ujar Leo. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.