Polres Klungkung Tahan 24 Motor Knalpot Brong

KASATLANTAS Polres Klungkung, AKP Wahyu Joko Nugroho, menunjukkan knalpot brong yang disita Polres Klungkung. Foto: ist
KASATLANTAS Polres Klungkung, AKP Wahyu Joko Nugroho, menunjukkan knalpot brong yang disita Polres Klungkung. Foto: ist

KLUNGKUNG – Knalpot brong yang dipasang di sepeda motor sebenarnya bukan komponen standar pabrikan motor. Makanya suara yang ditimbulkan dapat mengganggu kenyamanan warga dan mengganggu pengendara lain. Polres Klungkung mengatensi motor berknalpot brong ini, karena banyak keluhan dari masyarakat yang terganggu akibat ada pelajar sekolah yang konvoi liar.

Dalam keterangan persnya, Kasatlantas Polres Klungkung, AKP Wahyu Joko Nugroho; didampingi Kasihumas Iptu Agus Widiono menyampaikan, operasi knalpot brong dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait banyaknya anak- anak sekolah konvoi liar. Gas sepeda motor yang digeber-geber menimbulkan suara bising di jalanan sekitar Bypass Ida Bagus Mantra.

Bacaan Lainnya

“Fokus razia bagi kendaraan roda dua yang memakai knalpot brong, atau dengan suara bising, atau tidak sesuai spesifikasinya. Dalam Operasi Ketupat Agung 2022 ini, kami sudah mengamankan 24 motor tersebut,” katanya, Sabtu (7/5/2022) di Kantor Satpas Polres Klungkung.

Dia menguraikan, knalpot brong tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22/2009. Di pasal 285 disebutkan, setiap orang yang mengemudikan motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, rem, penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban didenda paling banyak Rp250 ribu atau kurungan selama satu bulan.

Baca juga :  3Pts Bakal Gelar Bali Cycling Marathon 2020 ''A Leisure Tourism Event''

Motor yang terjaring razia knalpot brong akan ditahan dan pengendaranya diberi surat tilang. Kendaraan dapat diambil pemilik setelah diganti dengan knalpot standar pabrikan. Bagi anak-anak yang motornya disita saat ada razia knalpot brong, orangtuanya akan dipanggil untuk bisa bersama-sama membimbing anaknya. “Agar tidak lagi menggunakan kendaraan sesuai dengan spesifikasi, dan kami mengingatkan pengendara untuk melengkapi kendaraan dengan membawa surat-surat seperti STNK, SIM dan knalpot aslinya,” pungkas Kasatlantas. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.