Polres Bangli Gelar Operasi Pekat Agung 2026, Siagakan Personel Tujuh Peleton

POLRES Bangli resmi memulai Operasi Pekat Agung 2026 melalui apel kesiapan pasukan di Lapangan Polres Bangli, Rabu (22/7/2026). Foto: ist
POLRES Bangli resmi memulai Operasi Pekat Agung 2026 melalui apel kesiapan pasukan di Lapangan Polres Bangli, Rabu (22/7/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Polres Bangli resmi memulai Operasi Pekat Agung 2026 melalui apel kesiapan pasukan di Lapangan Polres Bangli,  Rabu (22/7/2026). Apel dipimpin Kapolres AKBP James I.S. Rajagukguk dan diikuti tujuh peleton gabungan personel. Unsur yang disiagakan meliputi  Samapta, Polairud, Lantas, bhabinkamtibmas, PNS, hingga gabungan Reskrim, Intelkam, dan Resnarkoba. Operasi pekat dijadwalkan berlangsung selama 16 hari mulai 22 Juli sampai 6 Agustus 2026.

Dalam amanatnya, Kapolres menyebut Operasi Pekat Agung 2026 mengedepankan upaya preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan penegakan hukum serta bantuan operasi. Penyelenggaraan operasi bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan, menekan angka kriminalitas, menegakkan norma sosial dan hukum, serta memberi efek jera kepada para pelaku. Sasaran utama penindakan menyasar praktik perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras ilegal, premanisme, hingga penyalahgunaan narkoba.

Read More

‘’Ini semua meresahkan masyarakat dan harus kita tekan bersama,’’ tegas Rajagukguk.

Berdasarkan data semester I, tren kriminalitas di wilayah hukum Bangli dilaporkan relatif membaik dibanding tahun sebelumnya. Pada semester I 2025 tercatat 68 kasus CT, lalu turun menjadi 58 kasus di semester I 2026 atau mengalami penurunan sebesar 14,7%.

Penurunan juga terjadi pada kasus CC dari 62 kasus menjadi 49 kasus atau turun 20,96%. Kendati demikian, beberapa jenis tindak pidana masih mendominasi seperti 13 kasus narkoba, 15 kasus curas, 5 kasus curanmor, 4 kasus pengeroyokan, dan 5 kasus penganiayaan.

Kapolres mengingatkan, penurunan angka kejahatan tersebut agar tidak membuat seluruh jajaran personel di lapangan menjadi lengah. Sebelum melepas pasukan, pimpinan menyampaikan enam pesan penting terkait peningkatan iman dan takwa, kesiapan fisik dan mental, serta disiplin kerja.

Para kasatgas diwajibkan memberikan arahan teknis sesuai SOP kepada personel sebelum bertugas di lapangan. Personel juga diminta menghindari sikap arogan, melaporkan setiap kejadian secara berjenjang kepada pimpinan, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.