Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pertikaian Berdarah Dua Keluarga di Kaliasem

KASIHUMAS Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya. Foto: dok

BULELENG – Satreskrim Polres Buleleng menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pertikaian berdarah antara dua keluarga yakni keluarga Putu Mas Merta (47) dan keluarga Kadek Arsana alias Toris (50) di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terjadi beberapa waktu lalu. Kedua tersangka dalam kasus ini adalah Kadek Arsana alias Toris (50) dan anaknya, Gede Pariasa alias Porda (30).

Kasihumas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, mengatakan, saat ini kedua tersangka sudah ditahan di rutan Mapolres Buleleng sembari menjalani pemeriksaan lanjutan. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP. “Terduga pelaku ditetapkan tersangka pada minggu lalu,” kata AKP Sumarjaya, Senin (21/3/2022).

Bacaan Lainnya

Penetapan kedua tersangka, lanjut AKP Sumarjaya, dari hasil gelar perkara yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Buleleng, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.

Sejumlah barang bukti yakni 1 bilah golok dan 2 buah linggis dari kedua tersangka saat ini sudah diamankan polisi.Sementara barang bukti berupa 1 besi dan 1 batang kayu justru tidak diakui kepemilikannya, baik oleh tersangka maupun korban.

“Jadi (tersangka) yang diduga bertanggungjawab atas perbuatan kekerasan membuat 4 orang luka-luka. Barang bukti yang diamankan 1 bilah golok dan 2 buah linggis diduga digunakan oleh tersangka menganiaya keluarga korban,” ujar AKP Sumarjaya.

Baca juga :  Persembahyangan Hari Saraswati di Pura Lingga Bhuwana dalam Situasi PPKM Terapkan Prokes Ketat

Pertikaian dua keluarga tersebut terjadi Jumat (5/3/2022) sekitar pukul 23.00 Wita. Kejadian ini diduga akibat adanya selisih paham. Ketika itu Arsana alias Toris yang dalam pengaruh minuman alkohol usai pesta miras, berteriak dengan nada seolah-olah menantang keluarga Putu Mas sambil membawa linggis untuk berkelahi.Akibatnya terjadilah pertikaian tersebut.

Dalam pertikaian itu, enam orang mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit. Dari keluarga Putu Mas, ada 4 orang mengalami luka-luka yakni Putu Mas mengalami pendarahan di otak, istrinya Luh Ayu Widiani (47) mengalami luka lebam tangan kanan dan trauma.

Kemudian anaknya yakni Kadek Bayu Widana (19) mengalami luka tusuk di perut kiri serta kepala belakang kiri dan Komang NM (14) mengalami luka dalam di bagian kepala dan dada.

Sementara dari keluarga Kadek Arsana alias Toris, ada 2 orang yang mengaku menjadi korban. Keduanya yakni Kadek Arsana alias Toris mengalami luka pada bagian kepala atas sebelah kanan dan anaknya yakni Gede Porda mengalami patah tulang tangan kiri. Bahkan, kedua belah pihak saling melapor ke polisi.

Terkait laporan dari Gede Pariasa alias Porda yang juga merasa menjadi korban dalam insiden itu, AKP Sumarjaya menegaskan, masih dalam proses penyelidikan. “Kalau soal laporan dari pihak tersangka (Porda), itu masih lidik. Tapi sejauh ini (laporan dari Porda) masih belum memenuhi unsur (pidana),” pungkas AKP Sumarjaya. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.