BANGLI – BLT BBM bulan September dan Oktober serta program pembagian sembako untuk penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) mulai dikucurkan untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Bangli.
Untuk di Desa Pengotan sebanyak 255 orang, dan Desa Landih sebanyak 123. Nilai BLT yang diterima Rp500 ribu per orang, dan total yang disalurkan di kedua desa senilai Rp189 juta.
Mengawal kelancarannya, personel Polsek Bangli dipimpin Iptu I Wayan Darmaja ikut turun sekaligus mengimbau masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, Minggu (11/9/2022).
Kapolsek Bangli, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa; mengatakan, dia selalu menekankan kepada personel agar atensi segala jenis kegiatan. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak inginkan. “Dengan begitu kegiatan kami harap dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” sebutnya.
Sementara itu, mengamankan kebijakan pemerintah menaikan harga BBM, Polsek Sukawati membagikan bansos berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM, Minggu (11/9/2022).
Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya, mengatakan, bantuan tersebut membantu meringankan beban warga yang terkena dampak kenaikan harga BBM. “Warga yang diberikan yakni warga kurang mampu, mengalami sakit atau kelumpuhan dan yatim piatu,” sebutnya.
Paket sembako yang diberi berupa 5 kg beras, minyak goreng, gula, dan bahan kebutuhan pokok lainnya. “Semoga pembagian sembako ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu,” katanya. gia/adi
























