POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Pj. Bupati Gianyar, I Dewa Tagel Wirasa, menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) Fraksi DPRD Gianyar atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Gianyar 2023, dalam sidang paripurna di DPRD Gianyar, Selasa (16/7/2024).
Wirasa mengawali jawabannya dengan berterima kasih atas apresiasi Fraksi PDIP yang disampaikan Luh Suciningsih, berkenaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pengelolaan keuangan daerah Gianyar dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, 10 kali secara berturut-turut.
“Hal ini akan terus dipertahankan dengan melaksanakan seluruh rekomendasi BPK yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan,” terangnya.
Menanggapi PU Fraksi Golkar yang disampaikan I Wayan Gede Sudarta berkaitan antara RPJPD, RPJM, RKPD dan APBD agar tidak berjalan sendiri-sendiri, dia menyatakan sependapat ada sinkronisasi perencanaan atas hal tersebut.
Soal fasilitas dasar penunjang pariwisata seperti toilet rusak di kawasan destinasi pariwisata seperti Tirta Empul, jalan dan trotoar rusak, dia berujar tahun 2024 dianggarkan perbaikan toilet di DTW Tirta Empul. “Untuk tenaga kebersihan toilet di empat DTW, bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengadaan tenaga outsourcing,” sebutnya.
Untuk mewujudkan keseimbangan baru struktur perekonomian Gianyar, dia menjawab keseimbangan antara pembangunan pariwisata terutama desa-desa wisata, pertanian dan UMKM untuk mendapatkan porsi anggaran yang wajar. Jadi, yang menikmati pembangunan dari kemajuan Gianyar adalah betul-betul masyarakat Gianyar itu sendiri.
Mengenai permasalahan sampah, Wirasa berkata dalam proses pengembangan upaya pengelolaan persampahan, dia sadar penerapan suatu kebijakan pasti berdampak pada masyarakat. Entah itu dampak positif maupun dampak negatif.
Kondisi TPA Temesi yang overload menyebabkan diterapkan sistem open dumping. “Memperhatikan kondisi tersebut, diambil kebijakan mengoptimalkan kewajiban penghasil sampah untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber,” tegasnya.
Menjawab masalah pendidikan, dia mendaku minta Dinas Pendidikan mengoptimalkan monitoring kondisi kerusakan sekolah, khususnya jenjang SD. Caranya, dengan melibatkan pengawas sekolah dan mempermudah pengajuan usulan rehab dari sekolah, dengan hanya menyampaikan foto/video kerusakan.
Menanggapi PU Fraksi Demokrat yang disampaikan Ida Bagus Rai Artha, dia menyebut Kabupaten Gianyar dalam LKPJ tahun 2023 masih mampu memberi kejutan dalam pembangunan setelah dihajar pandemi Covid-19. “Kami tetap berkomitmen dalam membangun infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami juga memikirkan rencana-rencana yang berikutnya,” terangnya.
Menanggapi PU Fraksi Indonesia Raya yang disampaikan I Gusti Ngurah Agus Supriadi, Wirasa menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pernyataan sikap dapat menerima materi Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Gianyar 2023.
“Terhadap usul dan saran Dewan terhormat yang belum dapat saya jelaskan, akan saya tampung dan jadikan pertimbangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan selanjutnya,” janjinya menandaskan. adi
























