Petani Binaan PLN di Poco Leok Raup Keuntungan Besar

PARA petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, memanen sayuran. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merintis program hortikultura melalui Desa Berdaya untuk para petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT. Program ini mampu menyulap lahan tidur seluas 3,6 hektare menjadi sektor pertanian produktif.

Selanjutnya, lahan tersebut kini mampu menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota kelompok tani di wilayah setempat. Enam dari sepuluh kelompok tani binaan PLN yang tergabung kini sudah menuai hasil lewat panen perdananya dan meraup keuntungan.

Read More

Ketua Kelompok Tani Ca Nai Cako, Hendrik Epol, mengatakan, selama tiga bulan terakhir, para kelompok tani sudah menggelar enam kali panen dengan keuntungan jutaan rupiah. Dari hasil panen itu, Hendrik bersama anggota kelompoknya juga telah membuka lahan baru untuk pengembangan hortikultura.

‘’Luar biasa dan saya menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan dan dukungan PLN bagi kami,’’ kata Hendrik Epol dalam pesan tertulisnya, diterima di Mataram, Minggu (26/11/2023).

Pendamping kelompok tani hortikultura lainnya, Nova, mengatakan, PLN juga turut serta memasarkan hasil panen sayuran hortikultura para kelompok tani ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Manggarai. Hasil tersebut diperoleh dari empat jenis varietas sayur yang sudah mulai dipanen, di antaranya 4.000 pohon sawi, 1.500 pohon pakcoy, 450 pohon bunga kol, dan 1.200 pohon fanbox.

Untuk jenis tanaman lain seperti cabai, tomat, terong, timun, seledri, labu suprema, buncis, wortel serta lainnya diperkirakan akan dipanen tiga minggu mendatang. ‘’Banyak sekali kemudahan selama ini, awalnya para petani cemas akan dijual ke mana semua sayur-sayur ini, puji Tuhan para pembeli memuji kualitas sayur binaan PLN,’’ ucap Nova.

Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP, Nusra Abdul Nahwan, mengatakan, program hortikultura melalui Desa Berdaya di NTT ini menjadi kontribusi nyata PLN dalam meningkatkan indeks sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat.

Ia berharap, melalui program ini dapat memperkuat basis ketahanan pangan untuk mendukung wilayah Poco Leok sebagai kawasan penyangga untuk Manggarai Raya. ‘’PLN tak hanya bertugas memberikan pasokan listrik yang andal saja, lebih dari itu, kami juga berperan sebagai katalisator perekonomian masyarakat,’’ ujarnya.

Ia juga mengatakan, melalui program ini, PLN berkomitmen memberikan pendampingan pertanian hortikultura kepada para kelompok tani mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, hingga pemasaran hasil panen.

Menurutnya, program hortikultura ini berhasil menyulap lahan tidur seluas 3,6 hektare menjadi sektor pertanian produktif yang ditumbuhi beraneka tanaman hortikultura. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras yang dilakoni oleh 167 orang warga binaan PLN UIP Nusra yang tergabung dalam sepuluh kelompok tani.

Bersama sepuluh kelompok tani ini, PLN secara konsisten mengubah lahan semak belukar menjadi lahan hijau dan asri yang saat ini dikenal sebagai kawasan pertanian terpadu.

‘’Program Desa Berdaya ini menjadi bentuk kontribusi PLN dalam meningkatkan indeks SDM dan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok,’’ tandas Abdul. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.