MANGUPURA – Selain teknik dan strategi yang dirancang tim pelatih, sepakbola butuh keberuntungan. Jika lagi dirundung nasib apes dan sejenisnya terlebih tidak dinaungi Dewi Fortuna, jangan harap bisa memenangkan pertandingan.
Itulah yang diungkapkan Manajer Tim Perseden, Made Diatmika melukiskan kekalahan timnya atas PSAD Udayana dengan skor 0-1 saat melakoni laga penyisihan Grup Y Babak 6 Besar Liga 3 Rayon Bali 2022, di Stadion Yoga Perkanthi Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (9/9/2022).
Tanda-tanda kekalahan Perseden sudah terlihat di menit ke-36 akibat kesalahan bek Made Riswanda Verdinan Danu saat menahan bola di daerah terlarang yang berujung hadiah penalti untuk lawan. ”Sebenarnya bola saat itu aman. Tapi saat coba ditahan, bola yang melintir itu malah naik ke atas mengenai tangan Riswanda,” ujar Diatmika.
Selain kena gol penalti, sejumlah peluang yang didapat, tak satu pun bisa dikonversi menjadi gol. ”Salah satu peluang terbaik didapat Kadek Priadana. Tendangannya sudah menembus kiper dan bola sudah lurus ke gawang. Tapi sebelum masuk ke gawang, bola itu berhasil diselamatkan pemain bertahan lawan. Betul-betul apes,” terang Diatmika.
Dari segi permainan terutama saat tertinggal, Perseden juga lebih menguasai. Bahkan menurut pandangan Diatmika ball posision 60 : 40, tetapi tetap juga belum bisa dijadikan jaminan mencetak gol apalagi meraih kemenangan. ”Ya, inilah sepakbola yang membutuhkan keberuntungan dalam setiap pertandingan,” ungkapnya.
Meski demikian, menurutnya Perseden masih punya secercah peluang ke semifinal jika PSAD Udayana mampu mengalahkan Putra Angkasa Kapal 1-0 pada laga pamungkas Grup Y. ”Mudah-mudahan saja PSAD tetap main serius dan ngotot,” harap Diatmika yang juga Manajer Tim Sepakbola Porprov Denpasar.
Sekalipun harapannya tak terwujud dan pada akhirnya Perseden gagal ke semifinal, Diatmika mengaku tidak terlalu kecewa. Apalagi menurutnya tim Perseden yang murni diwakili para pemain Porprov kelahiran 2022, memang tidak mengusung target muluk-muluk di Liga 3 tahu ini.
”Lolos ke babak 6 besar sudak diluar ekspektasi kami. Bagi kami, Liga 3 ini sebagai ajang pematangan dan menambah jam terbang para pemain. Target kami adalah juara pada Porprov 2022, November mendatang,” pungkas Diatmika. yes
























