Percepat Proses Pencairan BLT, Badung Terapkan Sistem Pembayaran dengan QR Code

  • Whatsapp
BUPATI Giri Prasta saat memantau proses pencairan BLT di Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (27/7/2021). Foto: ist
BUPATI Giri Prasta saat memantau proses pencairan BLT di Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (27/7/2021). Foto: ist

MANGUPURA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) PPKM Kabupaten Badung yang bersumber dari APBD dipastikan tersalurkan dengan baik, dan sampai ke tangan masyarakat. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta; bersama Sekda Adi Arnawa langsung memantau proses pencairan BLT di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuta Utara bertempat di GOR Perancak; Kecamatan Kuta di Kantor Lurah Kuta; dan Kecamatan Kuta Selatan bertempat di Wantilan Kantor Lurah Benoa, Selasa (27/7/2021).

Turut hadir anggota DPRD Badung, Wayan Sandra; Anom Gumanti, Wayan Loka Astika, Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Camat Kuta Utara, Camat Kuta, dan Camat Kuta Selatan. Bupati Giri Prasta mengatakan saat ini Badung telah memiliki Quick Response Code (QR Code), guna memudahkan proses pencairan BLT. Hal itu sekaligus menghindari terjadinya kerumunan  masyarakat penerima bantuan. “Dengan kami telah melakukan cleansing data. Saat ini kami telah memiliki quick response code, yaitu suatu barcode yang kita padukan dengan sistem yang ada di BPD Bali, inilah yang menjadi alat bayar, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengisi blanko, cukup dengan barcode itu sudah selesai,” jelas Giri Prasta.

Bacaan Lainnya
Baca juga :  Mas Sumatri Pede Menang di Atas 70 Persen

Untuk mempercepat pencairan dengan sistem barcode tersebut, pada Bupati Giri Prasta akan mengajak perbekel, lurah, sekdes, ketua BPD, kelian dinas dan kaling untuk rapat melalui zoom meeting pada tanggal 28 Juli nanti. Hal itu sekaligus membahas mekanisme pendistribusian dana kepada masyarakat. “BPD sudah siap dengan tenaganya, cukup dengan barcode tersebut bisa membayarkan BLT kepada seluruh masyarakat yang menerima bantuan dampak pandemi Covid-19 ini, sehingga kita bisa mengurangi kerumunan masyarakat. Serta nanti kaling lah yang mengantar langsung ke masyarakat dengan sistem door to door,” kata Bupati Giri Prasta.

Terkait adanya misinformasi mengenai penyaluran BLT yang terjadi di tengah masyarakat, Bupati Giri Prasta menjelaskan melalui Quick Response Code (QR Code) semua masyarakat sudah terdata dan memiliki barcode. “Tinggal besok itu kami memberikan sosialisasi dengan menjadikan sekdes dan seklur sebagai duta yang kita sebut dengan agen. Nah,  jadi mereka ini yang akan berkoordinasi dengan kelian dinas atau kaling, untuk diberikan data dan semua data itu akan diberikan dana cash dengan barcode sebagai wujud dari persyaratan dalam melaksanakan ini,” ujarnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.