POSMERDEKA.COM, BANGLI – Usai diterjang longsor, proses perbaikan jaringan milik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli di sumber mata air Paras Malem, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku masih berlangsung. Memasuki pekan kedua, progres perbaikan baru rampung hingga 60 persen. Dampaknya, 2.516 pelanggan di wilayah Desa Peninjoan belum bisa dilayani.
Menurut Kasubag Perencanaan Teknik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta, I Wayan Gunawan, Rabu (19/7/2023), hujan deras yang terjadi dua pekan lalu mengakibatkan tebing di sumber mata air Paras Malem longsor. Material longsor menutup instalasi, di antaranya bak penampungan air, mesin pompa dan jaringan pipa. ”Hancurnya instalasi mengakibatkan distribusi air ke pelanggan menjadi terganggu,” ujarnya.
Untuk perbaikan jaringan, sebutnya, telah dilakukan sehari setelah kejadian longsor. Pengerjaan diawali dengan pembersihan yang butuh lumayan lama, karena volume material yang menutup jaringan cukup tebal. Pun kondisi medan cukup berat. “Saat ini proses sudah masuk tahap pemasangan mesin pompa berikut panel. Untuk mempercepat pekerjaan dilembur hingga larut malam,” terangnya.
Progres pengerjaan sudah di angka 60 persen, dan jika situasi mendukung maka Jumat (21/7/2023) akan dilakukan uji coba. Imbas dari hancurnya jaringan, total sebanyak 2.516 pelanggan di wilayah Peninjoan tidak terlayani. “Manajemen memiliki target sebelum Hari Raya Galungan air sudah kembali normal,” paparnya dengan nada berjanji. gia























