KLUNGKUNG – Kabupaten Klungkung menggelar upacara Bhumi Sudha, Senin (14/12/2020) yang merupakan upacara yang digelar setiap setahun sekali pada Rahina Tilem Kaenem guna membersihkan alam beserta isinya secara niskala. Selain di Watu Klotok, upacara ini dilaksanakan di Pura Pengubengan Besakih, Karangasem dan di Pura Batur, Bangli. Ini sesuai petunjuk Babad Dewa dan hasil paruman sulinggih Provinsi Bali.
Dalam pelaksanaannya, tirta pemarisudha dari Pura Pengubengan Besakih dan Pura Batur dituntun serta dipusatkan di Pura Segara Watu Klotok. Setelah tiba di Utama Mandala Watu Klotok, tirta dari dua pura tersebut dicampur dengan tirta (air suci) di Pura Watu Klotok yang diawali dengan persembahyangan bersama. Tirta tersebut dibagikan kepada seluruh bendesa dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
Tirta terdiri dari dua jenis, yakni tirta penawar yang dipercikkan untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan, dantirta bhumi sudha untuk banten pengenteg Hyang dan untuk diri sendiri. Selain tirta, dalam upacara ini juga dibagikan nasi tawur panukun jiwa untuk ditebar di areal pakarangan rumah hingga ke pintu gerbang ataujaba pekarangan.
Dalam upacara ini, hadir Wabup Klungkung, Made Kasta; Ida Dalem Semaraputra, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali, I Gde Indra Dewa Putra; dan Ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana. baw























