Nangluk Merana di Pantai Lebih Terapkan Prokes

UPACARA Nangluk Merana di Pantai Lebih, Desa Lebih, Gianyar. Foto: adi
UPACARA Nangluk Merana di Pantai Lebih, Desa Lebih, Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – Berbeda dengan upacara sejenis sebelumnya, karena kini di tengah pandemi Covid-19, upacara nangluk merana di Pantai Lebih, Gianyar pada Senin (14/12/2020) dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pamedek  yang  tangkil  wajib wajib memakai masker. Hal ini diungkapkan Bendesa Adat Lebih, I Wayan Wisma.

Menurut Wisma, upacara nangluk merana di Pantai Lebih diselenggarakan Pemkab Gianyar, dan desa adat yang menyiapkan prosesinya. “Jumlah yang terlibat dibatasi agar tidak ada kerumunan. Pamedek yang datang wajib menaati protokol kesehatan,” jelasnya.

Read More

Tujuan karya tersebut, jelasnya, untuk mohon keselamatan alam semesta beserta isinya. “Mohon agar merana (wabah) pada tumbuh-tumbuhan, hewan, termasuk manusia, atas anugerah Ida Bhatara Dalem Segara Agung dapat membelenggu semua itu. Dengan begitu tercipta keseimbangan hidup, kedamaian,” ungkapnya. 

Sejumlah anak-anak pesisir terlihat mau menceburkan diri ke pantai untuk membantu umat nunas toya segara. Setelah jeriken penuh berisi toya segara, anak-anak ini diberi upah mulai Rp2.000 sampai Rp10.000. Menurut Wisma, pemandangan semacam itu sudah biasa, karena mereka memang sehari-hari bergelut dengan ombak. Meski demikian, orang dewasa di pantai acapkali mengingatkan untuk tetap berhati-hati.

Dia berkata lebih khawatir bila justru pamedek yang turun langsung nunas toya segara. “Karena kalau pamedek yang turun, mereka bisa terpeleset kalau tidak menguasai medan. Kalau anak-anak ini, mereka sudah terbiasa, jadi aman,” tegasnya. 

Salah satu umat yang tangkil, Made Oka, bercerita, dia datang sebagai utusan dari Desa Adat Bukit Jangkrik untuk nunas tirta di Pantai Lebih. Nanti tirta dibawa ke desa untuk dibagikan kembali kepada masyarakat. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.