Penuhi Kebutuhan Pokok-Cegah Inflasi, Pemkab Karangasem Gelar Pasar Murah di Desa Jungutan

BUPATI Karangasem, I Gede Dana, saat memantau pelaksanaan pasar murah di Kantor Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kamis (16/3/2023). Foto: ist

KARANGASEM – Kantor Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem mendadak ramai didatangi warga, Kamis (16/3/2023) pagi. Masyarakat tampak semangat berbondong-bondong datang untuk membeli bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah, yang diselenggarakan Pemkab Karangasem tersebut.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, tampak hadir memantau pelaksanaan pasar murah tersebut. Dana mengaku sangat senang melihat antusias warga memanfaatkan pasar murah untuk mendapat kebutuhan dengan harga terjangkau. Selain untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sambungnya, kegiatan seperti ini akan terus diupayakan sebagai langkah mencegah inflasi.

Read More

Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem menggelar pasar murah di delapan kecamatan mulai 8 Maret s.d. 26 Maret mendatang. Menurutnya, perayaan Hari Raya Nyepi dan bulan puasa yang bersamaan dipastikan akan meningkatkan kebutuhan bahan pokok masyarakat.

“Bahkan belakangan beberapa harga komoditas juga mulai meningkat, yang bisa menimbulkan peningkatan inflasi. Untuk mencegah hal inilah maka kami menggelar pasar murah di seluruh kecamatan,” terangnya.

Pasar murah yang digelar melibatkan enam distributor yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Gabungan Import Export Bali, Perum Bulog, PT Ni Luh Kartika Sari, PT Indomarco Prismatama, dan distributor sayur-sayuran serta bumbu.

Kegiatan pasar murah di Desa Jungutan merupakan yang kelima setelah Kecamatan Kubu, Abang, Rendang dan Manggis. Untuk selanjutkan akan diadakan di Kecamatan Karangasem, Sidemen dan Selat.

Di semua tempat yang diadakan pasar murah, masyarakat antusias sekali berbelanja. Data hasil penjualan para distributor seperti di Kecamatan Kubu misalnya, nilainya mencapai Rp27,61 juta. Di Kecamatan Abang, hasil penjualannya Rp33,206 juta, di Kecamatan Rendang sebesar Rp33,979 juta, dan di Kecamatan Manggis senilai Rp21,759 juta.

Di dalam pasar murah ini, masyarakat bisa membeli beras dengan harga Rp43.000/5 kg dengan harga di pasar berkisar antara Rp50.000 sampai Rp55.000 per 5 kg. Untuk elpiji isi 3 kg dihargai Rp16.000, sedangkan di pasaran berkisar Rp20.000 per tabung. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.