BANGLI – Padatnya hiburan selama sebulan serangkaian HUT Kota Bangli, tentu ada sedikit masalah di luar jangkauan panitia maupun keamanan. Sejauh ini keberadaan Alun-alun Bangli masih sangat minim perangkat keamanan. Buktinya, beberapa kali ada acara hiburan di alun-alun, banyak penonton jadi korban pencurian helm.
Melihat realita tersebut, anggota DPRD Bangli Dapil Kecamatan Bangli, I Wayan Wedana, Kamis (26/5/2022) mendesak Pemkab Bangli memikirkan untuk melengkapi Alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli itu dengan kamera pengawas (CCTV). ”Informasi yang kami dapat banyak penonton kehilangan helm saat nonton hiburan di Alun-alun,”ujarnya.
Menurut politisi PKPI tersebut, pengadaan CCTV tentu melihat kondisi keuangan daerah. Namun, jika dilihat dari sisi kepentingan, dia merasa sangat urgen. Apalagi Alun-alun sering dipakai tempat menyelenggarakan hiburan.
Areal yang perlu dipasang kamera pengawas, sambungnya, semisal areal parkir dan pintu keluar masuk penonton. Juga di areal dalam Alun-alun. Minimal dengan cara itu ada petunjuk para pelaku yang berbuat tidak baik.
Jika di luar itu tentu jadi risiko sendiri, apalagi saat ini parkir sampai meluber di rumah-rumah penduduk seperti di Jalan Merdeka, dan Jalan Brigjen Ngurah Rai yang sulit dipantau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli, Putu Ganda Wijaya, mengaku memang memikirkan pengadaan CCTV yang akan dipasang di Alun-alun Bangli. Hal ini untuk memberi rasa aman dan nyaman pengunjung saat menikmati indahnya Alun-alun Bangli. ”Di anggaran perubahan nanti akan kami usulkan untuk pengadaan CCTV,” janjinya.
Lanjut disampaikan, untuk areal yang menjadi prioritas utama dilengkapi CCTV yakni pintu keluar-masuk penonton di sebelah selatan, timur dan barat Alun-alun. Sementara di utara itu daerah steril dari parkir.
”Nanti dilakukan analisa untuk tempat yang akan dipantau lewat CCTV. Sedikitnya seluruh areal Alun-alun bisa terjangkau demi kenyamanan para pengunjung,” pungkasnya. gia























