Penguatan Pembangunan ZI untuk Tim Pokja WBK Lapas Tabanan

TABANAN – Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Kanwil Kemenkumham Bali, Mamur Saputra, hadir memberikan penguatan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) kepada seluruh petugas Lapas Kelas IIB Tabanan yang tergabung dalam Tim Pokja Pembangunan ZI Menuju WBK Tahun Anggaran 2023, di Aula Candra Prabawa Lapas Tabanan, Kamis (23/2/2023).

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan oleh Plh. Kalapas Tabanan Made Sukanada, yang menyampaikan perjalanan pembangunan ZI di Lapas Tabanan yang dimulaitahun 2019.

Read More

Hingga sekarang, pembangunan ZI pada tahun-tahun sebelumnya Lapas Tabanan gugur saat penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) dan Tim Penilai Nasional (TPN). “Meskipun begitu, semangat jajaran Lapas Tabanan tidak kendur untuk melaksanakan pembangunan ZI menuju WBK pada tahun 2023 ini,” tegasnya.

Sementara penguatan yang disampaikan Kadivmin Kanwil Kemenkumham Bali, mengarahkan agar sebelum meng-upload data dukung di portal agar senantiasa melakukan pemeriksaan, sehingga tidak ada data dukung yang terlewat.

“Setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam pembangunan ZI agar melakukan glorifikasi di sosial media sehingga dapat diketahui kegiatan apa saja yang telah dilakukan Lapas Tabanan oleh masyarakat umum sebagai pengguna layanan,” ujar Mamur Saputra.

Dia juga menekankan pentingnya kerja sama dalam pembangunan ZI ini. Menurut dia, pembangunan ZI merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota pokja dan pegawai Lapas Tabanan secara menyeluruh. Bukan hanya tanggung jawab ketua ZI, ketua pokja, ataupun anggota pokja saja. “Perlu sinergitas antara tim pokja dan seluruh petugas Lapas Tabanan, demi memperoleh hasil yang maksimal,” tegasnya.

Hal lainnya juga disampaikan Kabag Program dan Humas Kanwil Kemenkumham Bali, Wayan Muliarta. Menurut dia, pembangunan ZI jangan dijadikan sebagai ajang meraih predikat, melainkan memang mandatory dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI, sehingga memang harus dilaksanakan.

Muliarta pun mengamini pernyataan Kadivmin bahwa pembangunan ZI tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. “Pembangunan ZI tidak bisa dilakukan oleh ketua ZI atau ketua pokja saja, tapi memerlukan dukungan semua pihak, sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik antara satu dan yang lain,” katanya.

Dia mengingatkan agar Lapas Tabanan memanfaatkan pihak terkait yang ada, baik itu internal maupun eksternal. Sarannya agar Lapas Tabanan membangun inovasi-inovasi yang menunjang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dan inovasi yang berfokus dengan pengguna layanan.

“Lakukan publikasi media, sehingga kegiatan yang dilaksanakan diketahui oleh pengguna layanan dan seluruh lapisan masyarakat, dan dilakukan oleh seluruh pegawai. Jangan hanya dibebankan kepada humas UPT,” tandasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.