Penerbangan Tutup, Puluhan Pekerja Tak Bisa Berangkat ke Jepang

  • Whatsapp
PIMPINAN LPK Mentari Asa Bali, Nyoman Artawa Putra. Foto: adi
PIMPINAN LPK Mentari Asa Bali, Nyoman Artawa Putra. Foto: adi

GIANYAR – Tutupnya penerbangan ke luar negeri menyebabkan puluhan pekerja dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mentari Asa Bali, yang sudah diterima perusahaan di Jepang, belum bisa berangkat. Tertundanya keberangkatan ini karena konsulat Jepang di Denpasar, Bali belum bisa mengeluarkan visa. Kondisi itu diungkapkan pimpinan LPK Mentari Asa Bali, Nyoman Artawa Putra, Selasa (3/8/2021).

Dia memaparkan, ada 51 orang dari lembaga pelatihannya yang diterima perusahaan di Jepang. Mereka dari berbagai bidang pekerjaan, seperti perawat lansia, pelayan restoran, di bidang pengolahan makanan, hingga pertanian. Para pekerja yang menunggu keberangkatan ini sudah ada kontrak kerja dan izin tinggal di Jepang, tapi belum mengantongi visa karena bandara setempat masih tutup.  

Bacaan Lainnya

“Kontrak dan COE (izin tinggal) sudah lengkap, tinggal mengurus visa. Karena penerbangan ke Jepang masih belum dibuka, untuk melanjutkan pengurusan visa belum bisa dilayani konsulat Jepang di Denpasar,” terangnya.

Meski begitu, dia bersyukur pekerja memahami situasi ini. Mereka tidak masalah, dan sudah ada pertemuan virtual dengan para pengguna jasa di Jepang. Singkatnya, diberi pemahaman harus menunggu sampai penerbangan dibuka.

Baca juga :  Prajurit TNI Terlibat Politik Praktis Akan Diberikan Sanksi Tegas

Artawa menguraikan, tidak ada peserta didik yang membatalkan pendidikan. Justru, kata dia, jumlah peserta didik tujuan Jepang mengalami peningkatan. Hal itu karena mereka berpikir jika hanya menunggu pariwisata Bali, tentu akan lama. Bekerja di luar negeri dinilai sebagai opsi lebih baik pada saat ini. 

Yang masih menjalani pendidikan saat ini di Gianyar, imbuhnya, ada 40-an orang. Sementara di cabang Bangli sebanyak 138 orang. Untuk penerimaan peserta pendidikan baru, lembaganya membuka pada September 2021 mendatang. 

Selain menjadi agen resmi penyalur pekerja ke Jepang, Artawa mendaku juga acapkali membantu pekerja asal Indonesia yang mencari tempat kerja baru. “Kami juga banyak bantu anak yang masa kerjanya habis, kami carikan tempat kerja lain di sana,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.