KARANGASEM – BPKAD Karangasem mencatatkan pendapatan dengan kenaikan signifikan dari sektor pajak mineral bukan logam dan batuan (galian C) memasuki akhir triwulan I tahun 2022 ini.
Dari target pendapatan sektor sebesar Rp11,351 miliar lebih, per tanggal 15 Maret lalu sudah terlampaui dengan jumlah pendapatan Rp18,427 miliar lebih. Ini melebih target sampai dengan Rp7,076 miliar lebih.
Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika, Jumat (18/3/2022) membenarkan pencapaian target pendapatan dari sektor pajak triwulan I melampaui target. Dia mendaku semua itu dapat terwujud berkat arahan dan bimbingan Bupati I Gede Dana.
Ardika menyebut untuk mencapai target tersebut bukan perkara mudah. Di tengah berbagai kendala yang dihadapi, instansinya terus melakukan pendekatan secara persuasif serta intensif dengan turun melaksanakan pengawasan tanpa kenal waktu.
“Kami lakukan pendekatan, kami ajak untuk bersama-sama membangun Karangasem melalui optimalisasi pajak daerah, khususnya pajak MBLB. Selain itu kami juga intens turun melakukan pengawasan tanpa mengenal hujan, siang ataupun malam,” tandas Ardika. nad























