BANGLI – Rencana Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, untuk menata alun-alun Kapten Mudita, Bangli mulai dieksekusi. Kini proses penataan alun-alun tersebut tengah memasuki proses tender, dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp21 miliar lebih.
Kadis Pekerjaan Umum (PU) Bangli, I Wayan Suastika, Minggu (23/5/2021) mengatakan, penataan alun-alun kini tengah memasuki proses tender. Selasa (18/5/2021) pengerjaan penataan alun-alun ini telah diumumkan di unit pelelangan. “Sudah masuk ULP, bulan Juli nanti pekerjaan sudah dimulai,” sebutnya.
Lebih jauh diuraikan, penataan alun-alun ini akan digarap selama enam bulan, dengan tenggat 20 Desember 2021 sudah penyerahan. Penghitungan ini telah dilakukan pihak konsultan, dan dinilai limit waktu enam bulan cukup untuk pengerjaan fisik.
Kegiatan fisik lainnya serangkaian penataan Kota Bangli yang ditangani Dinas PU, jelas Suastika, yakni perbaikan drainase di Kota Bangli dari SPBU di Jalan Ngurah Rai ke selatan menuju Patung Adipura. Saat ini proses masih berkutat pada penyelesaian DED, dengan dianggarkan Rp2 miliar. “Kami masih menghitung dengan anggaran 2 miliar tersebut berapa volume proyek yang bisa dikerjakan,” sebutnya lagi.
Disinggung pembangunan gedung DPRD dan rehab gedung BMB Bangli, dia berkata pembangunan gedung DPRD Bangli yang menjadi pemimpin sektornya adalah Sekretariat DPRD. Sementara untuk rehab gedung BMB Bangli ditangani Bagian Umum Setda Bangli, dan pembangunan Laboratorium PCR ditangani Dinas Kesehatan. “Kami hanya menangani penataan alun-alun dan drainase saja,” pungkasnya. gia
























