Penambahan Kasus Positif di Denpasar Pecah Rekor, 535 Nakes Telah Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 di salah satu puskesmas di Kota Denpasar. Foto: ist
PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 di salah satu puskesmas di Kota Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Di tengah upaya pemerintah memutus penularan Covid-19 dengan program vaksinasi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), ternyata peningkatan kasus penularan masih terus terjadi. Bahkan, pada Rabu (20/1/2021), kasus positif harian di Kota Denpasar justru melonjak tajam, yakni tercatat bertambah sebanyak 218 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, angka 218 orang tersebut menjadi catatan terbanyak sepanjang penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 88 orang dan 1 orang meninggal dunia. Pasien yang meninggal diketahui seorang perempuan usia 71 tahun dengan status domisili di Kelurahan Renon. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 13 Januari 2021 dan meninggal pada 20 Januari 2021.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kasus positif meningkat tajam. Kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Jangan mengurangi kewaspadaan. Titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” kata Dewa Rai, Rabu (20/1/2021).

Secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar saat ini tercatat 6.283 orang. Angka kesembuhan pasien mencapai angka 5.375 orang (85,54 persen), meninggal dunia 126 orang (2,00 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 782 orang (12,46 persen).

Baca juga :  Tanpa UN, Nilai Kelulusan Siswa Lebih Murni

Dewa Rai menjelaskan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan di antaranya dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau dari rumah ke rumah, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Melihat perkembangan kasus ini, Satgas mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas. “Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat. Hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” ujar Dewa Rai.

535 Nakes Telah Divaksin

Setelah dilaksanakan pencanangan dari tingkat nasional dan provinsi, vaksinasi Covid-19 resmi dimulai di tingkat kabupaten/kota pada Jumat (15/1/2021). Setelah lima hari berlangsung, sebanyak 535 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Denpasar telah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Pemkot Denpasar terus berupaya untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Hingga hari ini dapat kami sampaikan bahwa sebanyak 535 orang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (20/1/2021).

Dia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi sangat penting untuk imunitas tubuh dalam melawan Covid-19. Diharapkan dengan vaksinasi ini, maka percepatan penanganan Covid-19 dapat dimaksimalkan. “Sehingga kesehatan masyarakat pulih, ekonomi bangkit kembali,” ujarnya.

Baca juga :  Hadeehh! Masih Ada Warga Tidak Pakai Masker

Dewa Rai mengatakan, dalam program vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini Kota Denpasar dijatah 24.280 vial vaksin. Jumlah tersebut diprioritaskan untuk garda terdepan penanganan Covid-19, yakni tenaga kesehatan, dokter, dan petugas lainnya. Vaksinasi untuk masyarakat umum menunggu jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dia menambahkan, guna menyukseskan program vaksinasi, Pemkot Denpasar menyiagakan 17 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang meliputi puskesmas, RSUD Wangaya, RSUP Sanglah, RS Bhayangkara, RSAD, RSBM, dan KKP Benoa. Setiap fasyankes dilengkapi dengan tenaga vaksinator dan tim vaksin yang sudah kompeten di bidangnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.