POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Dinas Tenaga Kerja Gianyar menyerahkan santunan kepada keluarga korban lift jatuh, Senin (11/9/2023). Di samping sebagai rasa belasungkawa, santunan itu juga wujud kehadiran Pemkab Gianyar di tengah-tengah masyarakat.
Suasana haru masih terasa di kediaman I Wayan Aries Setiawan di Banjar Abiansemal Desa Lodtunduh, Ubud. Ibu Aries tak henti-hentinya meneteskan air mata ketika Adnyani Mahayastra bersama Kepala BPBD mengucap rasa belasungkawanya atas bencana yang terjadi di Ayuterra Resort Ubud.
Suasana duka juga masih menyelimuti kediaman Ni Luh Superningsih di Banjar Peneca Payangan, dan Sang Putu Bayu Adi Setiawan di Banjar Kedewatan Ubud. Selain menyantuni korban, Adnyani juga menyambangi Ayuterra Resort sembari melihat lokasi tragedi lift maut yang menewaskan lima pekerja.
“Saya berbelasungkawa atas kejadian ini. Ini juga ranah Dinas Tenaga Kerja sesuai Peraturan Menaker No. 5 tahun 2018 terkait K3 yaitu keselamatan dan kesehatan kerja. Ini akan jadi atensi bagi kami untuk memantau hotel, resort, atau vila di wilayah Gianyar terkait alat yang dimanfaatkan oleh pegawai,” terangnya.
Adnyani menekankan, insiden di Ayuterra akan menjadi pembelajaran untuk lebih waspada. Istri Bupati Gianyar itu juga mengimbau pemilik hotel atau restoran di Gianyar untuk menjaga K3 tersebut. “Pengusaha juga harus peduli kepada keselamatan pegawai,” ingatnya.
Hal senada diungkapkan Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba, yang menyebut kehadirannya untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. “Santunan ini kebetulan sudah kami anggarkan dalam perencanaan, sehingga dalam hal ini kehadiran pemerintah dapat dirasakan di tengah masyarakat,” paparnya.
Dia turut berharap kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya keluarga korban lift, dapat meringankan beban keluarga. “Semoga bantuan ini berguna dan bermanfaat bagi keluarga korban. Semoga bisa membantu dan mengurangi rasa duka yang menyelimuti,” pesannya. adi























