Pemkab Bangli Umumkan Hasil Seleksi JPT Pratama

  • Whatsapp
PLT Kepala BKD dan Pengembangan SDM Bangli, Dewa Agung Suryadarma. Foto: ist

BANGLI – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang menyeleksi pelamar di lingkungan Pemkab Bangli, mengumumkan hasil seleksi, Sabtu (8/1/2022). Dalam pengumuman Pansel yang diketuai Sekda IB Gede Giri Putra itu, masing-masing jabatan sudah ada tiga besar nilai tertinggi.

Untuk posisi Kepala BKD dan Pengembangan SDM, nilai tertinggi diraih Made Mahindra Putra yang kini menjabat Kabag Umum Setda Bangli dengan nilai 85,20. Kepala Disdukcapil Bangli ada tiga pelamar dengan nilai tertinggi diraih AA Bintang Ari Sutari yang kini menjabat Kabag Tapem Setda Bangli dengan nilai 84,65.

Bacaan Lainnya

Untuk kursi Kepala Dinas PUPR Perkim, nilai tertinggi diraih Dewa Ngakan Ketut Widnyamaya yang kini menjabat Sekretaris Dinas PUPR Perkim Bangli dengan nilai 83,57. Pelamar Kepala Bappeda Bangli, nilai tertinggi atas nama I Nyoman Udiana Mahardika yang kini menjabat Kabag Pembangunan Setda Bangli dengan nilai yang dikumpulkan 83,81.

Selanjutnya Kepala Dinas BPBD dan Damkar Bangli, nilai tertinggi 82,75 diraih I Wayan Wardana yang kini menjabat Camat Bangli. Di posisi Kepala PMD, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, nilai tertinggi diraih Dewa Agung Putu Purnama yang menjabat Sekretaris Satpol PP dengan nilai 84,43.

Baca juga :  DPRD Bangli Dorong Sekolah Jalankan PTM

Inspektur Bangli nilai tertinggi diraih Jro Penyarikan Widata dengan nilai 84,96, sedangkan Sekretaris DPRD Bangli nilai tertinggi 82,21 diraih Nasrudin yang kini menjabat Kabag Hukum Setda Bangli. Memperebutkan posisi Direktur RSU Bangli, nilai tertinggi 84,26 diraih dr. I Dewa Gede Oka Darsana SpOT, yang merupakan fungsional dokter ahli madya RSU Bangli.

Plt Kepala BKD dan Pengembangan SDM Bangli, Dewa Agung Suryadarma, Minggu (9/1/2022) mengatakan, proses seleksi JPT meliputi seleksi administrasi, uji kompetensi atau tes asesmen, presentasi dan wawancara. Nilai masing-masing peserta diakumulasi, dan hasilnya langsung diumumkan Pansel. “Dari setiap tahapan ada penilaian, kemudian nilai masing-masing peserta diakumulasikan,” jelasnya.

Setelah dilaksanakan pengumuman hasil seleksi, akan diajukan permohonan ke KASN untuk mendapat rekomendasi dan juga pelantikannya. Setelah turun rekomendasi, baru Bupati Bangli dapat menentukan pejabat yang dilantik. Bila ketiga besar direkomendasikan, Bupati memiliki hak prerogatif menentukan siapa yang akan dilantik.

“Hal itu tidak mesti yang mendapat nilai tertinggi yang dilantik. Bupati punya kewenangan menentukan agar dalam menjalankan tugas bisa nyambung untuk mewujudkan Bangli Era Baru,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.