Piala Soeratin U17 Bali 2026: Bhayangkara Tumbangkan Bali United

THE winning team U17 Bhayangkara Bali FC, berpose sebelum kick off melawan Tim U17 Bali United FC, pada laga pembuka Grup B Piala Soeratin U17 Zona Bali 2026, di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Rabu (26/8/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kejutan terjadi di arena Piala Soeratin U17 Zona Bali 2026, ketika Tim U17 Bhayangkara Bali FC berhasil menumbangkan Tim U17 Bali United FC dengan skor tipis 3-2, dalam laga perdana Grup B yang diwarnai hujan kartu kuning, di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Rabu (26/8/2026).

Bhayangkara membuka keunggulannya di menit 11 melalui striker Abraham Willpower Baco. Anak asuhan Pelatih Kristian Widodo itu menggandakan keunggulannya di menit ke-32 yang dicetak winger I Made Arma Aristiandana. Skor 2-0 untuk Bhayangkara bertahan sampai jeda.

Read More

Di babak kedua, Bali United coba bangkit dan berhasil memperkecil ketinggalannya di menit 59, setelah Yehezkiel Michael Weni sukses memperdaya kiper I Komang Oka Pasek Sastrawan yang menggantikan kiper utama Bhayangkara Rafael Gracello.

Gol Yehezkiel semakin melecut semangat Christiano Alehandro Geraldus Charlota dan kawan-kawan. Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, justru gawang Bali United kembali kebobolan di menit 83. Gol ketiga Bhayangkara kembali dicetak Made Arma sekaligus memaksa kiper Wayan Eka Putra Sentana, untuk ketiga kalinya memungut bola dari sarangnya.

Namun dua menit jelang pertandingan usai, akhirnya Bali United berhasil mencetak gol lagi yang dicetak sang kapten Christiano Alehandro Geraldus Charlota di menit 88.

Namun gol Christiano Alehandro tersebut, tak mampu menyelamatkan Bali United dari kekalahan. Skor 3-2 untuk Bhayangkara bertahan sampai peluit panjang ditiup Wasit Agus Sukamerta dari Kabupaten Tabanan.

Dalam pertandingan yang menjurus keras tersebut, wasit juga mengeluarkan 6 kartu kuning, empat diantaranya diberikan ke pemain Bhayangkara (I Made Valda Adi Pramadana, Valerian Filbert, Komang Angga Darma Susila, dan kapten I Gusti Ngurah Bajra Abhiseka,

Sementara dua pemain Bali United yang diganjar kartu kuning adalah pemain belakang I Gusti Agung Yasa Demung Danta Putra dan kapten tim Christiano Alehandro Geraldus Charlota

Meski kalah, peluang Bali United untuk melangkah ke semifinal masih sangat terbuka. Tentunya dengan syarat, anak-anak auhan Pelatih Edi Supriyono itu, dalam laga keduanya atau terakhir di Grup B, harus mengalahkan Tim U17 Garuda Muda Bali (GMB), Jumat (28/8) siang pukul 13.30 WITA.

Mengomentari hasil positif yang diraih timnya, Manajer Tim U17 Bhayangkara, Ir. Ketut Pasek mengatakan sudah sangat maksimal, walau para pemain terkuras karena main dalam kondisi cuaca panas. ”Pertandingan berjalan dalam tensi tinggi dan para pemain kami sudah menjalankan intruksi pelatih dengan sangat baik,” ungkapnya.

Namun disisi lain, Ketut Pasek juga menyoroti keputusan wasit yang lebih banyak merugikan timnya. ”Ada sejumlah keputusan wasit yang merugikan tim Bhayangkara,” kata dia, seraya berharap Asprov PSSI Bali bisa menugaskan wasit wasitnya yang berkualitas di pertandingan berikutnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.