Pemilu-Pilkada Tak Akan Optimal Tanpa Dukungan Pemda

Putra Wiratma. Foto: ist
Putra Wiratma. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada membutuhkan dukungan semua pihak, terutama dukungan pemerintah daerah (pemda). Dukungan pemda bahkan menjadi salah satu kunci utama suksesnya pelaksanaan hajatan politik nasional dan lokal. Pandangan itu disampaikan oleh Kordiv Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Bali, I Nyoman Putra Wiratma, dalam kegiatan penguatan kapasitas kelembagaan Bawaslu Jembrana, Jumat (22/8/2025).

Wiratma menggambarkan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 sebagai sebuah perhelatan demokrasi kolosal, yang berhasil mencetak sejarah tidak hanya di tingkat nasional, juga level dunia. Dia juga menegaskan Bali dapat dikatakan sukses dalam penyelenggaraannya. “Keberhasilan ini terlihat dari tidak adanya sengketa hasil di Mahkamah Konstitusi. Hal ini menunjukkan sinergi antara penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh Wiratma menuturkan, Pemilu dan Pilkada sejatinya bukan sekadar proses memilih pemimpin, juga menentukan arah pembangunan daerah. Namun, dia menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap peran strategis tersebut. Banyak yang memposisikan diri hanya sebagai pemilih (voters), padahal mereka adalah pemilik demokrasi (owners). “Menumbuhkan kesadaran ini memang menjadi tugas penyelenggara pemilu, tetapi jangkauan kami terbatas,” paparnya.

Di titik ini, sambungnya, peran pemda menjadi sangat vital. Bermodal kedekatannya dengan masyarakat, pemda memiliki modal besar untuk mendorong partisipasi publik. Sosialisasi aturan pemilu, pendidikan politik, hingga literasi pemilih harus masuk dalam agenda pemda agar keterlibatan dan partisipasi masyarakat semakin tinggi. Selain itu dukungan pemda, baik dari sisi logistik, maupun pengamanan, akan sangat menentukan kelancaran proses Pemilu dan Pilkada pula.

Berkaca dari pengalaman itu, dia mengingatkan perlunya kolaborasi hingga ke level pemerintahan paling bawah, termasuk kepala desa dan lurah. Alasannya, mereka adalah garda terdepan dalam menyebarkan informasi dan menumbuhkan kesadaran politik di tengah masyarakat. “Setiap level pemerintahan punya peran penting. Jika semua bergerak bersama, kualitas demokrasi kita akan semakin kokoh,” pungkas komisioner yang akrab disapa Dodo itu. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses