Pemerintah Bersiap Salurkan Cadangan Beras di Bangli

PEMERINTAH dalam waktu dekat akan mendistribusikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bangli akan segera mendapat bantuan beras dari pemerintah. Masing-masing KK nantinya mendapat 10 kilogram beras. foto : ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bangli akan segera mendapat bantuan beras dari pemerintah. Masing-masing KK nantinya mendapat 10 kilogram beras untuk tiga bulan, dimulai dari bulan September.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, Senin (18/9/2023) menuturkan, belum lama ini dia ditemui Bulog Regional Bali. Dalam pertemuan tersebut, diketahui pemerintah dalam waktu dekat akan mendistribusikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Bacaan Lainnya

“Pertemuan untuk mengkoordinasikan pencairan tahap II cadangan pangan pemerintah atau stok beras nasional. Mungkin enam hari yang akan datang kami sudah akan cairkan itu,” jelasnya.

Hanya, Sarma mengaku belum tahu pasti berapa jumlah penerimanya. Sebab, data penerima langsung dari Badan Pangan Nasional. “Bukan kapasitas kami untuk menyiapkan data (penerima) itu, karena kami di dinas hanya sebagai fasilitator untuk pencairan,” sambungnya.

Sesuai informasi Bulog, ulasnya, penerima bantuan CBP untuk tahap II ini ada perubahan. Untuk kepastian data, dia berencana melakukan rapat pada Selasa (19/9) hari ini.

Disinggung harga beras di Bangli, Sarma mengakui ada kenaikan harga dari produsen sejak 18 Agustus lalu. Untuk kualitas medium I naik Rp1.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp11.000 menjadi Rp12.000. Sementara kualitas medium II naik Rp600 per kilogram, dari Rp10.800 menjadi Rp11.400 per kilogram.

Baca juga :  Kembali 1 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar

Mengutip dari live streaming Sekretariat Presiden pada 31 Agustus 2023 lalu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan untuk mendistribusikan bantuan pangan beras mulai awal bulan September 2023. Satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat 10 kilogram selama tiga bulan. Total yang mendapat bantuan sebanyak 21,3 juta KPM.

Jokowi juga memerintah gubernur, wali kota dan bupati untuk terus melakukan pengecekan. Bila usai bantuan ini harga beras masih naik, dia minta agar pemerintah daerah setempat bisa menggunakan anggarannya untuk melakukan intervensi pasar. “Dengan itulah kita harapkan inflasi kita akan terkendali dengan baik, dan pelan-pelan akan turun,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.